Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 12,5 Triliun

Kamis 29 Jul 2021 15:43 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Gedung Bank Mandiri Ilustrasi

Gedung Bank Mandiri Ilustrasi

Foto: Republika/Prayogi
Perolehan laba bersih ini meningkat 21,45 persen dibandingkan periode kuartal II 2020

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 12,5 triliun pada kuartal II 2021. Adapun realisasi ini tumbuh 21,45 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan pertumbuhan laba bersih disokong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 21,50 persen year on year (yoy) menjadi Rp 35,16 triliun, serta pertumbuhan pendapatan berbasis jasa (fee based income) sebesar 17,27 persen yoy menjadi Rp 15,94 triliun.

"Kami memandang tren pertumbuhan ini sebagai sinyal positif bahwa permintaan masih ada diharapkan akan terus meningkat. Namun, kami akan tetap waspada dalam mengeksekusi rencana bisnis ke depan," ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (29/7).

Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), secara konsolidasi tumbuh 19,73 persen yoy menjadi Rp 1.169,2 triliun, dengan komposisi dana murah sebesar 68,49 persen atau mencapai Rp 800,8 triliun. Hal ini didorong oleh pertumbuhan giro (bank only) sebesar 40,9 persen yoy.

“Tren pertumbuhan dana murah ini juga ikut menekan biaya dana atau cost of fund (CoF) Bank Mandiri secara year to date (bank only) menjadi 1,71 persen turun dari level 2,53 persen pada akhir tahun lalu," katanya.

Menurutnya kenaikan DPK secara signifikan berkontribusi kepada pembentukan aset Bank Mandiri secara konsolidasi mencapai Rp 1.580,5 triliun atau meningkat 16,26 persen secara tahunan.

“Pencapaian kinerja positif Bank Mandiri pada kuartal dua 2021 menunjukkan bahwa geliat pertumbuhan mulai terjadi. Kami tentunya secara berkala akan memantau kondisi perekonomian, termasuk menggali potensi-potensi bisnis untuk menunjang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," ucapnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA