Kamis 29 Jul 2021 05:15 WIB

Sandiaga Promosikan Wisata Virtual ke Bromo dan Labuan Bajo

Sandiaga Ajak Warga Singapura Wisata Virtual ke Bromo dan Labuan Bajo

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan
Menparekraf Sandiaga Uno
Foto: dokpri
Menparekraf Sandiaga Uno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama Kedutaan Besar RI di Singapura mengajak warga Singapura wisata secara virtual ke Labuan Bajo dan Gunung Bromo. Ajakan itu disampaikan Sandiaga dalam diskusi 'Road to The 10 New Bali'.

KBRI Singapura menggelar Road to The 10 New Bali Second Edition Book Launch episode lima, yang membahas dua tujuan wisata unggulan Indonesia, yaitu Labuan Bajo dan Bromo. Buku 10 New Bali merupakan karya masyarakat dan diaspora Indonesia di Singapura, serta warga negara asing yang cinta fotografi dan wisata Indonesia.

 

"Di dalam buku tersebut kita dapat memperoleh gambaran pengalaman wisata di 10 tempat yang tidak kalah indahnya dengan Bali, termasuk 5 destinasi super proritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang," kata Sandiaga dalam keterangan, Rabu (28/7).

 

Sandiaga mengatakan buku 10 New Bali turut andil dalam proses akselerasi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas dan berkelanjutan. Menurutnya, buku tersebut bisa menjadi pembuka untuk persiapan Indonesia menerima kembali wisatawan mancanegara.

 

"Pariwisata merupakan senjata ampuh untuk memperbaiki perekonomian Indonesia pascapandemi," kata Sandiaga.

 

Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo berharap buku 10 New Bali dan upaya promosi ini dapat mendukung perkembangan pariwisata Indonesia. Buku 10 New Bali Edisi Kedua menyajikan gambar-gambar destinasi wisata prioritas, yakni Danau Toba, Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Taman Nasional Bromo Tenger Semeru, Mandalika Lombok, Labuan Bajo, dan Taman Nasional Komodo, Wakatobi, dan Morotai.

 

Buku itu juga memuat berbagai informasi penting untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi wisata tersebut. Dalam diskusi tersebut, para fotografer menyampaikan cerita di balik gambar indah yang mereka rekam di Labuan Bajo dan Gunung Bromo. Dengan begitu, peserta diskusi seolah diajak turut serta dalam perjalanan mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement