Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Bareskrim Polri Selidiki Kebocoran Data Nasabah BRI Life

Rabu 28 Jul 2021 11:38 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Sekitar 460 ribu data nasabah BRI Life diperjualbelikan secara daring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sedang menyelidiki kasus dugaan kebocoran data nasabah dari PT Asuransi BRI Life yang diperjualbelikan secara daring. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, mengatakan, dugaan awal perkara kebocoran data ini berkaitan dengan perbankan.

"Sedang dilidik Dittipideksus," kata Agus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (28/7).

Agus belum memberikan informasi lebih lanjut terkait penyelidikan kasus dugaan kebocoran data nasabah BRI Life tersebut. "Perkara terkait perbankan, data BRI Life. Datanya dugaan kan dari sana," ujar mantan Kapolda Sumatra Utara tersebut.

Kebocoran data nasabah BRI Life mencuat ketika seorang pengguna RaidForums mengaku menjual 460 ribu dokumen yang dikumpulkan dari 2 juta nasabah BRI Life seharga 7.000 dolar AS atau sekitar Rp 101 juta. Informasi bocornya data BRI Life diunggah dalam akun Twitter @UnderTheBreach pada Selasa (27/7).

Berdasarkan cuitannya, pemilik akun mengatakan perentas memiliki data 2 juta nasabah BRI Life dan 463 ribu dokumen dihargai 7.000 dolar AS. Adanya informasi tersebut ditindaklanjuti oleh Bareskrim Polri untuk turun melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA