Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Matt Damon Khawatir Film Barunya akan Dianggap Tiru Taken

Rabu 28 Jul 2021 11:35 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nora Azizah

Matt Damon khawatir filmnya akan disebut meniru 'Taken' karena kesalahan marketing.

Matt Damon khawatir filmnya akan disebut meniru 'Taken' karena kesalahan marketing.

Foto: EPA
Matt Damon khawatir filmnya akan disebut meniru 'Taken' karena kesalahan marketing.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Aktor Matt Damon menyuarakan keprihatinan tentang film barunya Stillwater yang dipasarkan secara salah sebagai film thriller mirip Taken. Ia khawatir ada kesalahan cara marketing filmnya.

Film ini dibintangi Damon sebagai pekerja kerah biru yang mencoba membebaskan putrinya dari tuduhan pembunuhan saat dia dipenjara di Prancis.

"Ketika produser saya memberi tahu saya tentang film itu, dan tentang apa, itu adalah seorang pria yang pergi untuk menyelamatkan putrinya, saya seperti, 'Oh, itu akan menjadi francise?" kata Damon dilansir dari NME pada Rabu (28/7).

Damon menjadi khawatir bahwa Stillwater akan disajikan dalam bentuk yang sama untuk mendapat audiens yang menyukai.

"Itu sebabnya saya khawatir jika mereka menjualnya terlalu banyak seperti film thriller,” kata Damon.

Namun, Damon juga menyuarakan apresiasinya terhadap film-film yang mungkin menyerupai Stillwater. Damon mengakui bahwa dia berbagi keprihatinannya sebagai aktor bukan produser.

"Selalu ada perdebatan tentang apakah Anda mengambil umpan? Apakah Anda mencoba membuat orang-orang ke bioskop dan kemudian mereka sangat kagum dengan filmnya?. Saya tidak pernah percaya itu. Saya pikir Anda harus benar-benar jujur ​​kepada penonton ini adalah film apa," ucap Damon.

Stillwater mendapat pemutaran perdana di Cannes bulan ini. Film itu menerima tepuk tangan meriah, yang membuat Damon menangis pada saat itu.

"Saya pikir kita semua akan melihat ke belakang dan mengingat momen peluncuran film di masa COVID-19 ini," sebut Damon.

Diketahui, Stillwater akan dirilis di Inggris pada 6 Agustus.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA