Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

6 Hal Penting Untuk Jadi Pengusaha Sebelum Wisuda

Rabu 28 Jul 2021 10:47 WIB

Red: Hiru Muhammad

Menciptakan dan membentuk calon wirausaha muda yang peduli, kreatif dan mandiri merupakan visi besar dari lembaga BSI Entrepreneur Center (BEC).

Menciptakan dan membentuk calon wirausaha muda yang peduli, kreatif dan mandiri merupakan visi besar dari lembaga BSI Entrepreneur Center (BEC). "Banyak alumni Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang sukses jadi pengusaha sejak kuliah," ujar Fuad Nur Hasan selaku kepala bagian BEC, Kamis (22/7)

Foto: istimewa
Banyak alumni Universitas BSI yang menjadi pengusaha sejak masih kuliah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menciptakan dan membentuk calon wirausaha muda yang peduli, kreatif dan mandiri merupakan visi besar dari lembaga BSI Entrepreneur Center (BEC). "Banyak alumni Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang sukses jadi pengusaha sejak kuliah," ujar Fuad Nur Hasan selaku kepala bagian BEC, dalam keterangan tertulisnya Rabu (28/7).

Menurutnya, BEC punya tips mempermudah mahasiswa untuk memulai bisnis. Berikut 6 hal yang perlu diketahui untuk jadi pengusaha sebelum wisuda:

1. Ide Bisnis Brilian 

Ide bisnis yang dimiliki haruslah yang terbaru dan usahakan unik.

Mencari ide bisnis yang sesuai dengan cara mempelajari data/informasi juga melakukan observasi lingkungan. Mulai dari lingkungan sekitar ataupun lingkungan luar, ciptakan produk atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.

2. Punya Visi dan Misi Yang Jelas

Perencanaan strategis adalah kunci dari manajemen bisnis. Menentukan prioritas, mengalokasikan sumber daya, dan memastikan bahwa setiap orang bekerja keras untuk mencapai tujuan dan sasaran bersama.

Agar perencanaan strategis menjadi efektif, visi dan misi menjadi alat yang penting dalam berbisnis. Visi dan misi berfungsi sebagai panduan untuk menetapkan tujuan dan sasaran dalam berbisnis, sehingga memberikan peta jalan yang harus diikuti setiap orang dalam organisasi.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, mulailah merancang visi ataupun tujuan bisnis dan merangkai misi-misi yang akan dijalankan dalam bisnis.

3. Punya Bisnis Model

Model bisnis dapat menjadi alat untuk menggambarkan arah bisnis perusahaan. Banyak perusahaan, terbukti berhasil dalam menerapkan pendekatan bisnis model. Bisnis Model Canvas dapat digunakan untuk membuat rencana bisnis yang akan direalisasikan. Model bisnis ini menjadi salah satu strategi manajemen yang paling populer di dunia bisnis dan sering dipelajari di perguruan tinggi. Popularitas Business Model Canvas (BMC) sangat mudah dipahami.

4. SWOT Bisnis

Bagi UKM, keuntungan dari analisis SWOT perusahaan sendiri adalah sebagai strategi untuk menentukan keberlangsungan bisnis perusahaan di masa depan. Bagaimana perusahaan menjalankan strategi misinya untuk mencapai tujuan (visi) perusahaan. Analisis SWOT perusahaan dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk mengetahui status faktor internal dan eksternal perusahaan. Mulai analisa bisnis yang akan dijalankan dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang mungkin ada.

5. Bisnis Plan

Bisnis plan bukan hanya sekedar sebuah dokumen yang dapat memberikan gambaran bisnis masa depan. Apabila dibuat dengan benar maka bisnis plan dapat memetakan masa depan bisnis secara detil. Manfaat bisnis plan pada dasarnya adalah mendeskripsikan bisnis dengan detil termasuk sasaran dan bagaimana cara mencapai tujuan.  Mulailah menyusun rencana bisnis dengan menulisnya pada secarik proposal bisnis.

6. Time Line Bisnis

Pada saat berkemah, pasti membutuhkan sebuah peta agar tidak tersesat pada hutan belantara. Sama halnya ketika menjalankan usaha, untuk mengetahui posisi saat ini peta tersebut akan membimbingnya menuju tujuan besar. Dalam perencanaan bisnis, peta tersebut dinamakan timeline. 

Mengacu pada course of events, maka jalan kesuksesan telah terbuka lebar. Dengan adanya timeline, maka semua kegiatan perusahaan harus mengacu pada bisnis plan tersebut. Hal ini bertujuan agar usaha yang  dirancang dapat terealisasikan.

Ada banyak hal mengacu pada timeline, yakni pengalokasian sumber daya, modular, waktu dan lain sebagainya. Buatlah timeline bisnis untuk mulai melakukan aksi dari rencana yang sudah terangkai.

“Selamat mencoba menyusun 6 kerangka bisnis di atas. Lakukan dengan benar agar jadi pengusaha muda yang bisnisnya tidak mudah goyah dan jadi pengusaha sebelum wisuda,” kata Fuad.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA