Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Pemkot Palembang Tingkatkan Pelayanan Puskesmas

Selasa 27 Jul 2021 12:05 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda.

Foto: Maspril Aries/Republika
Masyarakat Palembang diharapkan mendapatkan layanan kesehatan selama pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam kondisi pandemi Covid-19, berupaya lebih meningkatkan pelayanan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang tersebar di 18 kecamatan.

"Peningkatan pelayanan puskesmas penting dilakukan agar sebagian masalah kesehatan warga kota ini cukup ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama itu, sehingga rumah sakit fokus melayani warga yang sakit berat," kata Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Kota Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (27/7).

Menurut dia, untuk meningkatkan pelayanan puskesmas, saat ini terus dilakukan evaluasi standar pelayanan minimal (SPM) fasilitas kesehatan tersebut dan penerapan protokol kesehatan mengantisipasi penularan Covid-19 secara ketat.

Dengan standar pelayanan minimal puskesmas tersebut, sambung dia, diharapkan warga Bumi Sriwijaya ini dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Sehingga, warga tidak perlu ke rumah sakit, terutama untuk gejala sakit ringan hingga sedang.

Fitrianti menjelaskan, untuk mewujudkan standar pelayanan minimal, Pemkot Palembang secara intensif melakukan pengawasan langsung ke puskesmas serta menampung masukan warga. Melalui pengawasan lapangan, kata dia, bisa digali informasi dari warga dan diketahui tingkat kinerja dari suatu puskesmas.

Sehingga dapat diatasi dengan cepat setiap terjadi permasalahan yang dapat menghambat terciptanya pelayanan kesehatan yang prima. "Selain itu, masukan dari warga dan tenaga kesehatan dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kegiatan puskesmas dan dinas kesehatan di Ibu kota Provinsi Sumsel ini," ujar Fitrianti.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA