Tiga Pekan PPKM, Kasus Harian Covid-19 di DIY Masih Tinggi

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Ilustrasi Kasus Covid-19 Tinggi
Ilustrasi Kasus Covid-19 Tinggi | Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PPKM darurat hingga PPKM level 4 di DIY sudah berjalan lebih dari tiga pekan sejak 3 Juli 2021 lalu. Namun, kasus harian positif Covid-19 yang dilaporkan masih cukup tinggi di atas 1.000 hingga di atas 2.000 kasus per hari.

Pada 26 Juli 2021 ini, Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan 2.667 kasus baru. Seluruh kasus baru ini merupakan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 9.305 spesimen dari 9.272 orang.

"Sehingga, total kasus positif pun sudah tercatat mencapai 107.445 kasus," Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, Senin (26/7).

Kabupaten Bantul menyumbang tertinggi penambahan kasus di DIY yakni 1.419 kasus baru. Disusul Kota Yogyakarta yang menyumbang 460 kasus baru, 396 kasus baru disumbang Kabupaten Sleman, 319 kasus baru disumbang Kabupaten Gunungkidul dan 73 kasus baru lainnya disumbang Kabupaten Kulonprogo.

Berdasarkan riwayat, Ditya menyebut, sebagian besar kasus baru itu merupakan riwayat tracing (pelacakan). Setidaknya, 2.276 kasus baru merupakan riwayat tracing.

Sedangkan, 347 kasus baru merupakan riwayat periksa mandiri dan dua kasus baru dari riwayat skrining karyawan kesehatan. Namun, riwayat dari 42 kasus baru lainnya belum diketahui.

"Meningkatnya kasus baru di DIY juga menambah kasus aktif yang saat ini tercatat 33.253 kasus," ujarnya.

Tidak hanya itu, kesembuhan juga terus meningkat dengan jumlah 1.018 kasus pada 26 Juli ini. Secara kumulatif, total kesembuhan di DIY sudah mencapai 71.189 kasus dengan persentase 66,26 persen.

Sleman merupakan daerah yang menyumbang tertinggi kesembuhan yakni 251 kasus. Disusul Bantul yang menyumbang 236 kasus sembuh, Kota Yogyakarta menyumbang 205 kasus sembuh, Gunungkidul menyumbang 180 kasus sembuh, dan Kulonprogo menyumbang 146 kasus sembuh.

Kematian Covid-19 juga dilaporkan sebanyak 77 kasus dengan total menjadi 3.003 kasus. Ditya menuturkan, 77 kasus meninggal dunia ini dilaporkan di seluruh kabupaten/kota.

Tertinggi dilaporkan di Sleman dengan 31 kasus, Bantul dan Gunungkidul masing-masing dilaporkan 16 kasus, di Kota Yogyakarta dilaporkan 12 kasus dan dua kasus dilaporkan di Kulonprogo.

"Persentase kematian saat ini tercatat di angka 2,79 persen," jelas Ditya.

Sementara itu, keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang ada di DIY sudah mencapai 1.565 bed, yang terdiri dari 259 bed critical (ICU) dan 1.306 bed non critical (isolasi).

Total bed yang disediakan di 27 rumah sakit rujukan yang ada saat ini mencapai 1.780 bed, dengan rincian 318 bed critical dan 1.462 bed non critical. Artinya, BOR saat ini di DIY menyentuh angka 87,92 persen.

"Persentase untuk masing-masing keterisian bed critical dan non critical di DIY saat ini 81,45 persen dan 89,33 persen," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pembagian Bantua Sosial Tunai (BST) di Aceh dan Bali

Kasus Aktif, Positivity Rate, dan Angka BOR di DKI Menurun

Selama PPKM Konsumsi BBM Nasional Turun 14 Persen

Legitimasi Islam di PPKM Darurat

Kasus Harian Covid-19 di DIY Masih Tinggi

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark