Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Malware XLoader Kini Bisa Menginfeksi Pengguna Komputer Mac

Ahad 25 Jul 2021 10:00 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Dwi Murdaningsih

 Ilustrasi MacBook

Ilustrasi MacBook

Foto: Foto : MgRol_92
XLoader adalah salah satu malware yang paling luas jangkauannya di komputer Windows.

REPUBLIKA.CO.ID,NEWYORK -- Penelitian terbaru menunjukkan salah satu malware Windows yang paling umum, XLoader, kini telah dikonfirmasi mampu menggangu Macintosh (macOS). Kabar ini akan mengejutkan setiap pengguna perangkat Mac yang mendapat kesan bahwa mesin mereka 100 persen aman dari XLoader.

Peneliti keamanan Check Point melaporkan pada kenyataannya, bahwa malware XLoader telah muncul dalam versi Mac untuk beberapa waktu. Sehingga kehadirannya sebenarnya bukan hal baru.
 
"Dengan sekitar 200 juta pengguna yang mengoperasikan macOS pada tahun 2018 (seperti yang dilaporkan oleh Apple), ini jelas merupakan pasar baru yang menjanjikan untuk dimasuki malware," tulis para peneliti Check Point dilansir dari Macworld pada Ahad (25/7).
 
XLoader adalah varian yang relatif baru dari Formbook yang terkenal. XLoader ialah program yang digunakan untuk mencuri kredensial login, merekam penekanan tombol, dan mengunduh serta mengeksekusi file, seperti yang diarahkan oleh server pengontrol.
 
Berdasarkan AnyRun Malware Trends Tracker, XLoader masuk daftar malware keempat yang paling umum di tahun 2020. Sekarang pemilik Mac juga perlu khawatir. Ini adalah salah satu malware yang paling luas jangkauannya di komputer Windows.
 
Check Point menekankan bahwa XLoader di PC dan Mac tidak boleh disamakan dengan XLoader untuk Android, yang merupakan perangkat lunak terpisah yang pertama kali terlihat pada tahun 2019. Server dengan XLoader versi Mac dapat disewa dengan biaya 49  dolar per bulan. Menurut peneliti keamanan, peretas dari 69 negara telah menerima tawaran tersebut. 
 
Negara yang paling parah terkena dampak adalah Amerika Serikat menurut laporan Bleeping Computer. 
 
Check Point menyampaikan meskipun mungkin ada celah antara Windows dan malware macOS, celah itu perlahan menutup seiring waktu.
 
"Yang benar adalah bahwa malware macOS menjadi lebih besar dan lebih berbahaya,"kata peneliti Check Point. 
 
Untuk ketenangan pikiran, Check Point menyarankan untuk menginstal rangkaian perangkat lunak antimalware yang memiliki reputasi baik. Salah satunya Intego Mac Internet Security X9 adalah produk yang menduduki peringkat teratas antimalware.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA