Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Kolombia Perbolehkan Ekspor Ganja Kering

Sabtu 24 Jul 2021 07:39 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

Ganja kering (Ilustrasi)

Ganja kering (Ilustrasi)

Foto: Corbis
Kolombia beri lampu hijau pada ekspor ganja kering untuk industri medis dan lainnya

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA -- Kolombia memberikan lampu hijau pada ekspor ganja kering untuk industri medis dan lainnya, Jumat (23/7). Negara ini mengambil langkah lain untuk mengembangkan industri ganja yang kemajuannya lambat meskipun berpotensi tinggi.

Presiden Ivan Duque menandatangani dekret yang mencabut larangan mengekspor bunga ganja kering. Arahan tersebut juga memungkinkan perluasan penjualan obat-obatan berbasis ganja dan merampingkan prosedur peraturan.

"Ini berarti Kolombia dapat masuk untuk memainkan peran besar di pasar internasional," kata Duque.

Kebijakan ini menjadi sebuah langkah yang dianggap penting oleh investor. Investor telah lama mengeluh tentang proses persetujuan ekspor yang berliku.

Duque mengatakan aturan baru akan memungkinkan industri ganja Kolombia untuk berkembang menjadi makanan dan minuman, kosmetik, dan sektor lainnya. Saat ini, ekspor ganja Amerika Latin bisa bernilai enam miliar dolar AS.

Kolombia telah dipuji sebagai pelopor dalam mengatur kepemilikan, produksi, distribusi, komersialisasi, dan ekspor benih, tanaman, dan zat yang berasal dari ganja. Negara itu telah memproduksi olahan ganja seperti minyak, krim, dan ekstrak untuk tujuan pengobatan.

"Mencabut larangan mengekspor bunga kering akan memulai proses regulasi yang kami harap akan dilakukan dengan sangat rinci, dengan standar internasional tertinggi," ujar wakil presiden masalah regulasi untuk produsen ganja Khiron, Juan Diego Alvarez.

Asosiasi industri ganja Kolombia, Asocolcanna, mendesak negara itu untuk mengambil kesempatan untuk memanfaatkan keunggulan kompetitifnya. "Sangat penting bagi Kolombia untuk mencapai potensinya pada saat industri ganja global sedang disempurnakan," kata Asocolcanna dalam sebuah surat yang diterbitkan di situsnya.

Di negara-negara di mana industri ganja obat memiliki peraturan yang lebih matang seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Israel, ganja kering adalah sektor pasar yang paling berkembang. Penjualannnya terhitung lebih dari 50 persen dari semua jenis yang legal beredar.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA