Thursday, 22 Rabiul Awwal 1443 / 28 October 2021

Thursday, 22 Rabiul Awwal 1443 / 28 October 2021

Banjir di Selatan dan Timur Yaman Menewaskan 14 Orang

Jumat 23 Jul 2021 09:44 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Teguh Firmansyah

Banjir membuat krisis kemanusiaan di Yaman semakin parah. Ilustrasi.

Banjir membuat krisis kemanusiaan di Yaman semakin parah. Ilustrasi.

Foto: EPA
Seorang ayah dan anak perempuannya dilaporkan ikut tenggelam.

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Banjir non-musiman menerjang provinsi Al-Mahrah, Hadramawt, Shabwa, Abeen dan Jouf di selatan dan timur Yaman. Banjir tersebut menelan korban jiwa, termasuk anak-anak.

"Banjir di Yaman menewaskan sedikitnya 14 orang minggu ini setelah hujan badai non-musiman melanda beberapa bagian negara itu," kata pejabat keamanan, dilansir dari Arab News, Jumat (23/7).

Di Shabwa, pejabat setempat mengatakan seorang ayah dan anak perempuannya diyakini telah tenggelam setelah air yang mengalir deras membawa mobil mereka hanyut. Tim pencari hanya menemukan jasad sang ayah.

Badai tidak musiman menerjang selatan Yaman dan timur Yaman, yang biasanya kering sepanjang tahun ini. Badai juga merusak tanaman, jalan, dan infrastruktur telekomunikasi.

Dataran tinggi barat laut negara itu mengalami hujan musiman dari akhir musim semi hingga awal musim gugur.

Layanan cuaca Yaman memperingatkan pada Rabu (21/7) malam, bahwa seluruh negara harus bersiap karena lebih banyak hujan dalam dua hari mendatang. Yaman terletak di sudut selatan Jazirah Arab, menghadap ke Laut Merah dan Laut Arab.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA