Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Arab Saudi Tangkap 122 Orang atas Pemalsuan Laporan Covid-19

Jumat 16 Jul 2021 03:20 WIB

Red: Christiyaningsih

Investigasi Otoritas Pengawas dan Pemberantasan Korupsi mengungkap kasus pemalsuan laporan status kesehatan - Anadolu Agency

Investigasi Otoritas Pengawas dan Pemberantasan Korupsi mengungkap kasus pemalsuan laporan status kesehatan - Anadolu Agency

Investigasi Otoritas Pengawas dan Pemberantasan Korupsi mengungkap kasus pemalsuan laporan status kesehatan - Anadolu Agency

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH - Arab Saudi pada Kamis mengumumkan penangkapan 122 orang yang dituduh memalsukan laporan kesehatan terkait Covid-19.

"Setelah memperluas prosedur pencarian dan penyelidikan, 122 orang terbukti terlibat, dan mereka semua mengakui tuduhan yang diajukan terhadap mereka," kata Otoritas Pengawasan dan Antikorupsi kerajaan dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Tuduhan suap dan partisipasi dalam pemalsuan diajukan terhadap sembilan karyawan Kementerian Kesehatan, 92 pasien yang berhasil mengubah kondisi kesehatan mereka dan 21 mediator yang mengoordinasikan masalah ini untuk mendapat uang.

Pada awal Juli, Otoritas Pengawasan dan Pemberantasan Korupsi mengumumkan penangkapan 12 orang yang mengunggah data secara ilegal ke aplikasi seluler Covid-19 Tawakkalna dengan imbalan uang.

Arab Saudi menyaksikan peningkatan luar biasa dalam jumlah kasus virus korona dalam beberapa pekan terakhir. Hingga Rabu, total kasus Covid-19 di Saudi mencapai 504.960, termasuk 8.020 kematian dan 486.011 pemulihan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA