Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Tuesday, 3 Jumadil Awwal 1443 / 07 December 2021

Terjadi Lagi, Dua Muslimah di Kanada Diserang

Rabu 14 Jul 2021 14:51 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Terjadi Lagi, Dua Muslimah di Kanada Diserang

Terjadi Lagi, Dua Muslimah di Kanada Diserang

Foto: Republika
Seorang pria mengancam membunuh ibu dan anak Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, HAMILTON -- Seorang pria berusia 40 tahun ditangkap oleh polisi Hamilton, Ontario, Kanada, Selasa (13/7) dalam kasus yang diduga sebagai kejahatan rasial. Penangkapan ini dilakukan setelah pria itu menyerang seorang ibu Muslim dan putrinya dengan ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan.

Dilansir di CBC News, polisi mengatakan seorang ibu (62 tahun) dan putrinya (26 tahun) sedang berjalan melalui tempat parkir di daerah Ancaster Meadowlands sekitar pukul 21.30 waktu setempat, Senin (12/7). Namun, seketika ada sebuah kendaraan keluar dari tempat parkir dan hampir menabrak salah satu dari mereka.

Baca Juga

Polisi mengatakan pengemudi mobil itu lalu mengucapkan kalimat ancaman terhadap korban sambil menggunakan cercaan yang menargetkan komunitas Muslim. Ibu dan anak itu berlari ke seberang jalan dan bersembunyi di balik semak-semak. Namun, pria itu mencari mereka dan mengatakan ancaman pembunuhan jika keduanya ditemukan.

Namun, salah satu wanita kemudian berlari berteriak minta tolong, lalu orang-orang di dekatnya turun tangan dan pria itu pun pergi. Juru bicara polisi Indy Bharaj mengatakan layanan tersebut bekerja dengan ibu dan anak perempuannya untuk segera menyelesaikan kasus.

Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada CBC News bahwa mereka sangat sedih dengan insiden tersebut. Menurut mereka, insiden itu karena para wanita itu mengenakan jilbab. NCCM juga membagikan pernyataan dari keluarga yang mereka terima dari polisi dan mengatakan keluarga menginginkan privasi saat ini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA