Satgas Covid-19 Bekasi Makamkan Puluhan Jenazah dalam Sehari

Red: Andri Saubani

Sejumlah warga berziarah di area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Mangunjaya, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Bara. (ilustrasi)
Sejumlah warga berziarah di area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Mangunjaya, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Bara. (ilustrasi) | Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan, dalam satu hari, petugas bisa memakamkan puluhan jenazah terpapar Covid-19 selama masa lonjakan kasus Covid-19 di daerah itu. Alat berat disiagakan di dua TPU khusus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

"Kondisinya sekarang ini, dalam satu hari bisa ada 10 hingga 30 jenazah terpapar Covid-19 yang dimakamkan," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Rabu (14/7).

Baca Juga

Alamsyah mengatakan, puluhan jenazah yang dimakamkan tersebut merupakan warga Kabupaten Bekasi yang dinyatakan suspek maupun telah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil tes usap dan laboratorium. Kondisi ini, kata dia, memaksa penanganan pandemi Covid-19 dilakukan dengan kerja lebih ekstra lagi, terutama dalam hal persiapan pemakaman.

Persiapan itu di antaranya dengan menyiagakan sejumlah alat berat didua TPU khusus Covid-19 yakni TPU Mangunjaya Tambun Selatan serta TPU Pasirtanjung Kecamatan Cikarang Pusat. "Untuk membantu tugas penggali makam, kami sudah menyiapkan beko (alat berat) untuk mempercepat proses penggalian tanah sehingga antrean pemakaman tidak terjadi lagi," katanya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan penambahan satu TPU khusus Covid-19 yang rencananya berlokasi di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung dengan luas 30 hektare. Alamsyah mengaku kebijakan penambahan TPU khusus Covid-19 ini dilakukan menyusul dua TPU eksis sebelumnya dinyatakan hampir penuh serta tidak bisa dilakukan perluasan lahan kembali.

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir mengatakan kondisi TPU Mangunjaya seluas 26 hektare dan TPU Pasirtanjung dengan luas 30 hektare itu saat ini hampir penuh.

"Sebab kedua lokasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi pemakaman Covid-19 saja melainkan juga sudah untuk pemakaman umum sebelumnya," katanya.

Alamsyah mengakui dengan penambahan TPU khusus Covid-19 di Wanajaya, Kecamatan Cibitung diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kasus kematian yang disebabkan Covid-19 di daerahnya.

"Jadi kami sudah mengantisipasi dengan mengusulkan satu TPU lagi di Cibitung. Karena melihat tren saat ini, jumlah warga yang meninggal terus naik," demikian Nur Chaidir.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Penyekatan PPKM Darurat di Jakarta Bertambah Jadi 100 Titik

Polres: Perlu Peran Aktif Masyarakat Sukseskan PPKM Darurat

PPKM Diperpanjang, Legislator: Bansos Tambah Dua Kali Lipat

Wagub DKI: Tempat Tidur RS Terisi 91 Persen, ICU 94 Persen

Kota Malang Aktifkan Ketangguhan Pemakaman Mandiri

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image