Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Dampak Khalifah Over Masculine

Sabtu 03 Jul 2021 06:03 WIB

Red: Elba Damhuri

Wabah Corona: Ilustrasi virus corona.

Wabah Corona: Ilustrasi virus corona.

Foto: Pixabay
Lesson Learning dari Covid-19 (4)

Oleh : Prof Nasaruddin Umar

REPUBLIKA.CO.ID, -- Al-Qur’an memaparkan banyak contoh kesuksesan dan kegagalan umat manusia. Kesuksesan mereka bisa dilihat di dalam wacana pembinaan Human Developmen Index yang sering dijadikan ukuran internasional saat ini. 

Al-Qur’an juga menginformasikan kepada kita bahwa pandemi dan bencana seringkali diawali terjadinya berbagai penyimpangan perilaku dalam masyarakat. Perilaku alam raya makrokosmos berbanding lurus dengan perilaku manusia mikrokosmos. 

Umat Nabi Nuh yang keras kepala (Q.S. al-Najm/53:52) ditimpa bencana banjir (Q.S. Hud/11:40). Umat Nabi Syu’aib yang korup (Q.S. al-A’raf/7:85; S. Hud/11:84-85) ditimpa gempa mematikan (Q.S. Hud/11:94). Umat Nabi Shaleh yang hedonistik (Q.S. al-Syura/26:146-149) ditimpa keganasan virus dan gempa bumi (Q.S. Hud/11:67-68). 

Umat Nabi Luth yang dilanda penyimpangan seksual (Q.S. Hud/11:78-79) ditimpa gempa dahsyat (Q.S. Hud/11:82). Penguasa Yaman, Raja Abrahah, yang ambisius ingin mengambil-alih Ka’bah, dihancurkan oleh burung/virus (Q.S.al-Fil/105:1-5). 

Hujan tadinya menjadi sumber air bersih dan pembawa rahmat (Q.S. al-An’am/6:99), tiba-tiba menjadi sumber malapetaka. Banjir memusnahkan areal kehidupan manusia (Q.S. al-Baqarah/2:59). 

Gunung-gunung tadinya sebagai patok bumi (Q.S. al-Rum/30:7), tiba-tiba memuntahkan lahar panas dan gas beracun (Q.S. al-Mursalat/77:10). Angin yang tadinya berfungsi dalam proses penyerbukan dalam dunia tumbuh-tumbuhan (Q.S. al-Hahfi/18:45) dan mendistribusi awan (Q.S. al-Baqarah/2:164), tiba-tiba tampil ganas meluluhlantakkan segala sesuatu yang dilewatinya (Q.S. Fushilat/41:16). 

Lautan tadinya jinak melayani mobilitas manusia (Q.S. al-Hajj/22:65), tiba-tiba mengamuk dan menggulung apa saja yang dilaluinya (Q.S. al-Takwir/81:6). Malam tadinya membawa kesejukan dan ketenangan (Q.S. al-Naml/27:86), tiba-tiba menampilkan ketakutan yang mencekam dan mematikan (Q.S. Hud/11:81). 

Siang tadinya menjadi hari-hari menjanjikan (Q.S. al-Muzzammil/73:7), tiba-tiba berubah menjadi hari-hari menyesakkan dan menyedot energi positif (Q.S. al-Ahqaf/46:35).

Kilat dan guntur (listrik alam) tadinya menjalankan fungsi positifnya dalam proses nitrifikasi untuk kehidupan makhluk biologis di bumi (Q.S. al-Rad/13:12), tiba-tiba menonjolkan fungsi negatifnya, menetaskan larva-larva (telur hama) betina, yang memusnahkan berbagai tanaman para petani (Q.S. al-Ras/13:12). 

Disparitas flora dan fauna tadinya tumbuh seimbang mengikuti hukum-hukum ekosistem (Q.S. al-Rad/13:4), tiba-tiba berkembang menyalahi pertumbuhan deret ukur kebutuhan manusia, sehingga kesulitan memenuhi komposisi kebutuhan karbohidrat dan proteinnya secara seimbang (Q.S. al-A’raf/7:132).

Ayat-ayat yang dituliskan hanya nomor ayat dan nomor surahnya akan dijelaskan lebih terperinci ketika membahas ayat-ayat tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA