Jumat 02 Jul 2021 16:59 WIB

Anies: Keadaan Jakarta Genting, Warga Jangan Bepergian

Anies mengimbau warga tetap berada di rumah agar terhindar dari penularan Covid-19.

Rep: Febryan. A/ Red: Bayu Hermawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan
Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan Ibu Kota kini dalam kondisi genting. Untuk itu, Anies mengimbau warga Jakarta sebaiknya tidak keluar rumah untuk menghindari terpapar Covid-19.

"Pesan kepada seluruh masyarakat Jakarta bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar," kata Anies usai rapat di Polda Metro Jaya, Jumat (2/7). 

Baca Juga

Anies juga meminta warga agar berolahraga di sekitar rumah atau di dalam kompleks perumahan saja pada Sabtu dan Ahad. Baik itu warga yang joging maupun bersepeda, jangan berolahraga di jalan raya. "Tinggallah di rumah, latihan di rumah, kita ingin Anda selamat," ujarnya.

Anies menjelaskan, dirinya telah menggelar rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Kejati DKI, untuk merumuskan langkah-langkah menghadapi situasi darurat Jakarta. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat mulai diberlakukan di Jakarta, besok, Sabtu (3/7). 

Hasil rapat tersebut, kata Anies, adalah pembatasan ruang mobilitas warga. Sejumlah jalan di Ibu Kota akan ditutup malam ini. Pembatasan mobilitas juga dilakukan di wilayah zona merah dan oranye penyebaran Covid-19. 

"Ini bukan pembatasan untuk membatasi dan mengosongkan Jakarta, bukan. Ini adalah pembatasan untuk menyelamatkan seluruh warga Jakarta, ini adalah program penyelamatan," kata Anies.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement