Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Forum Investasi Arab Saudi akan Fokus Kemanusiaan

Selasa 29 Jun 2021 06:49 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah

Pertemuan Forum Investasi Arab Saudi akan dihadiri para pakar. Bendera Arab Saudi

Pertemuan Forum Investasi Arab Saudi akan dihadiri para pakar. Bendera Arab Saudi

Foto: AP/Amr Nabil
Pertemuan Forum Investasi Arab Saudi akan dihadiri para pakar

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH— Agenda tahunan Forum Investasi Arab Saudi atau Future Investment Initiative (FII) menyebut akan lebih berfokus pada investasi terkait kemanusiaan. 

Forum yang telah lima kali digelar ini akan berlangsung pada 26-28 Oktober di Riyadh ini, diberi tema 'Invest in Humanity'.

Baca Juga

Dilansir dari Alarabiya, acara tahunan ini menyatukan sejumlah pakar dan pemimpin industri untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk mengatasi tantangan masyarakat. Dengan mengetahui cara baru tersebut, mereka akan mengambil tindakan untuk menyelesaikannya.

“Dengan memanfaatkan peluang ekonomi yang sangat besar yang akan terbentang di era pasca-Covid, kami juga akan mengkatalisasi perubahan yang diperlukan untuk mencapai masa depan yang adil dan sejahtera bagi semua,” kata Ketua Dewan Pembina FII Institute dan  Gubernur Dana Investasi Publik, Yasir Al Rumayyan, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

FII terbaru berlangsung pada Januari 2021 dilakukan secara tatap muka dan daring. Agenda ini menghadirkan 200 pembicara dan ribuan peserta dari 130 negara.

“Saat dunia mengakui perlunya perubahan yang berkelanjutan, investor dan pemimpin mencari cara yang tepat untuk berkontribusi dengan cara yang menciptakan nilai dan dampak,” kata CEO FII Institute Richard Attias.

“Kebangkitan baru ekonomi global, yang kita jajaki pada Januari dalam edisi keempat FII, kini sedang muncul. Dan edisi ulang tahun kelima FII akan menjadi ajakan bertindak yang unik,” tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA