Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Narendra Modi Desak Warga India tak Ragu Vaksinasi Covid-19

Senin 28 Jun 2021 06:29 WIB

Rep: kamran dikarma/ Red: Hiru Muhammad

Petugas kesehatan membujuk seorang gembala untuk disuntik vaksin Covid-19 di Tosa Maidan, distrik Budgam Kashmir tengah, India, Senin (21/6). Lokasi yang jauh sekitar 52 kilometer dari Srinagar, India, membuat para tenaga kesehatan harus berjalan melewati hamparan padang rumput dalam mengajak penduduk lokal sekitar untuk menjalani vaksinasi Covid-19. EPA-EFE/FAROOQ KHAN

Petugas kesehatan membujuk seorang gembala untuk disuntik vaksin Covid-19 di Tosa Maidan, distrik Budgam Kashmir tengah, India, Senin (21/6). Lokasi yang jauh sekitar 52 kilometer dari Srinagar, India, membuat para tenaga kesehatan harus berjalan melewati hamparan padang rumput dalam mengajak penduduk lokal sekitar untuk menjalani vaksinasi Covid-19. EPA-EFE/FAROOQ KHAN

Foto: EPA-EFE/FAROOQ KHAN
Para tokoh masyarakat diminta menumbuhkan kesadaran tentang manfaat vaksinasi,

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI--Perdana Menteri India Narendra Modi mendesak masyarakat di negaranya untuk tidak ragu divaksinasi Covid-19. Hal itu disampaikan saat varian Delta masih menyebar ganas di beberapa negara bagian di sana. “Dapatkan vaksinasi. Itu adalah perisai keamanan yang baik. Pikirkan hal itu,” kata Modi dalam pidatonya pada Ahad (27/6).

Pada kesempatan itu, dia meminta para tokoh masyarakat menumbuhkan kesadaran tentang manfaat vaksinasi, terutama kepada penduduk yang tinggal di pedesaan. Modi pun menekankan perlunya menekan dan menyisihkan desas-desus tentang efek negatif vaksinasi.

Modi mengungkapkan, bulan ini pemerintahannya akan membeli 75 persen pasokan vaksin dari perusahaan farmasi dan mendistribusikannya secara gratis ke negara bagian. India telah menggandakan upayanya untuk menginokulasi 940 juta penduduk dewasa di sana.

Tantangan dari proses tersebut adalah keterbatasan pasokan vaksin. Menurut para ahli, India harus memberikan 10 juta dosis vaksin sehari untuk menginokulasi semua warga dewasa pada Desember mendatang.

Dalam 24 jam terakhir, India melaporkan 50.040 kasus baru Covid-19 dan 1.258 kematian. Sejauh ini, negara tersebut telah mencatatkan 35,51 juta kasus dengan korban meninggal mencapai 395 ribu jiwa. Para ahli dan lembaga kesehatan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meyakini angka kematian di sana lebih tinggi dibandingkan data yang dilaporkan. 

 

 

 

sumber : reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA