Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

KAI Luncurkan KA Baturraden Relasi Purwokerto-Bandung

Jumat 25 Jun 2021 18:58 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Dwi Murdaningsih

Calon penumpang kereta api melakukan tes GeNose C19, di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung. ilustrasi

Calon penumpang kereta api melakukan tes GeNose C19, di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung. ilustrasi

Foto: Edi Yusuf/Republika
KA Baturraden Ekspres terinspirasi dari nama kawasan di Kabupaten Banyumas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meresmikan peluncuran Kereta Api Baturraden Ekspres relasi Purwokerto-Bandung PP via Cikampek di Stasiun Purwokerto, Jumat (25/6). Peresmian pemberangkatan perdana kereta api tersebut dilakukan Komisaris KAI Cris Kuntadi, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, dan Bupati Banyumas Achmad Husein.

"Pada hari ini kita menyaksikan bersama-sama launching perjalanan perdana Kereta Api Baturraden Ekspres relasi Purwokerto - Bandung PP via Cikampek," ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Baca Juga

Kata Didiek, di tengah pandemi Covid-19, KAI tetap menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dengan menghadirkan kereta api relasi baru agar dapat membantu konektivitas masyarakat khususnya dari dan menuju wilayah Kabupaten Banyumas.

Didiek mengatakan, perjalanan KA Baturraden Ekspres ini untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sehingga semakin banyak alternatif pilihan bepergian menggunakan kereta api, mengingat selama ini perjalanan kereta api keberangkatan dari Stasiun Purwokerto menuju Stasiun Bandung hanya dilayani satu kereta api kelas ekonomi yaitu KA Serayu.

Didiek menyampaikan, penamaan KA Baturraden Ekspres terinspirasi dari nama kawasan di Kabupaten Banyumas yang sarat akan potensi wisata. 

"Baturraden merupakan salah satu ikon Kabupaten Banyumas yang menjadi destinasi utama wisatawan domestik bahkan mancanegara," ucap Didiek.

Didiek mengatakan, KA Baturraden Ekspres diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 05.40 dan berhenti di Stasiun Bumiayu, Prupuk, Cirebon, Jatibarang, Cikampek, Purwakarta, Cimahi, hingga tiba di Stasiun Bandung pukul 12.09.

Sedangkan jadwal KA Baturraden Ekspres relasi Bandung-Purwokerto yaitu berangkat dari Stasiun Bandung pukul 16.30 dan akan berhenti di Stasiun Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Jatibarang, Cirebon, Prupuk, Bumiayu hingga tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 22.54 WIB.

Didiek mengatakan, di masa pandemi Covid-19, KAI tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk menciptakan jaga jarak antarpelanggan, KAI hanya menjual tiket maksimal 70 persen dari kapasitas tempat duduk sesuai SE Kemenhub No 14 tahun 2020.

Setiap pelanggan KA Baturraden Ekspres diharuskan menunjukkan surat bebas Covid-19 yang masih berlaku. Untuk memudahkan pelanggan, KAI menyediakan layanan GeNose C19 seharga Rp 30 ribu di 65 stasiun dan rapid test antigen seharga Rp 85 ribu di 40 stasiun.

"KAI tetap berkomitmen mengoperasikan kereta api sesuai protokol kesehatan yang ketat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang sehat, selamat, nyaman dan aman sampai di stasiun tujuan," ungkap Didiek.

Didiek menjelaskan, KA Baturraden Ekspres terdiri atas kelas Eksekutif dengan tarif mulai dari Rp 160 ribu dan kelas Bisnis dengan tarif mulai dari Rp 130 ribu. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA