Kawasan Wisata Borobudur Highland Segera Dibangun

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Bilal Ramadhan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah) menyapa warga saat menghadiri acara Sound of Borobudur di Balkondes Karanrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/6/2021). Kehadiran Menparekraf tersebut dalam rangka mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mendorong pariwisata berbasis budaya sebagai upaya pelestarian warisan budaya yang berkelanjutan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (tengah) menyapa warga saat menghadiri acara Sound of Borobudur di Balkondes Karanrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/6/2021). Kehadiran Menparekraf tersebut dalam rangka mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus mendorong pariwisata berbasis budaya sebagai upaya pelestarian warisan budaya yang berkelanjutan. | Foto: ANTARA/Anis Efizudin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mulai mempersiapkan percepatan pembangunan kawasan pariwisata Borobudur Highland. Kebutuhan investasi resort kawasan tersebut diproyeksikan sebesar Rp 1,5 triliun, sedangkan untuk infrastruktur dasar diproyeksi mencapai Rp 350 triliun.

Borobudur Highland terletak di perbukitan Menoreh, perbatasan antara Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah. Kawasan tersebut memiliki luas wilayah kurang lebih 309 hektare.

Terdiri dari luas lahan 50 hektare akan bersertifikat HPL (Hak Pengelolaan). Sementara, luas lahan 259 hektare dikelola dalam bentuk kerja sama antara BOB dengan Perhutani, dengan prinsip Single destination, single manajemen.

Borobudur Highland mengusung tema cultural adventure eco-tourism, memberikan ruang bagi wisatawan yang datang untuk bersantai, menghirup udara segar di alam yang asri dan indah, serta melepas lelah dan penat dari hiruk-pikuk aktivitas perkotaan.

“Percepatan pembangunan Borobudur Highland meliputi rencana pembangunan jalan untuk memudahkan akses menuju Borobudur Highland. Pembangunan jalan akan dilakukan oleh KemenPUPR, pada bulan Agustus, dan ditargetkan selesai akhir tahun 2021. Kita harapkan ini dapat menggeliatkan ekonomi, membangkitkan harapan, semangat masyarakat untuk pulih ditengah pandemi dan tantangan ekonomi,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, Jumat (25/6).

Sandiaga juga mengusulkan untuk menghadirkan event-event yang berbasis eco-tourism dan sport tourism. Tentunya gelaran event tersebut dilakukan dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Direktur Utama BOB, Indah Juanita, menjelaskan atraksi wisata yang dihadirkan nantinya meliputi amphiteater, mountain biking, tree top cycling, spa, forest tracking, off road, dan berbagai atraksi menarik lainnya. Indah memproyeksikan Borobudur Highland akan menyerap kurang lebih 1.800 tenaga kerja.

Selain itu, BOB juga telah menggandeng Bobobox untuk menghadirkan penginapan di alam terbuka, dengan menggunakan teknologi yang maju. “Targetnya, akhir tahun 2021 ini sudah dirampungkan,” kata Indah.

Indah juga mengatakan, sudah ada beberapa investor yang menyatakan minat serius membangun fasilitas resort di dalam Borobudur Highland.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Sound of Borobudur Kuak Persaudaraan Lintas Bangsa

Menparekraf: Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Produk Kerajinan di Borobudur Sepi Permintaan

Sirkuit Mandalika Siap Helat WSBK November Tahun Ini

Borobudur Dinilai Bisa Jadi Awal Bangkitnya Pariwisata

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark