Kamis 24 Jun 2021 15:45 WIB

Lebih dari 100 Pasien Covid-19 Antre Masuk RSLI Surabaya

Jumlah pasien yang masuk daftar tunggu bisa lebih banyak lagi seiring naiknya kasus

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Nur Aini
Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Laksamana Pertama TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara
Foto: ANTARA/Moch Asim
Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Laksamana Pertama TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya menyatakan lebih dari 100 orang masuk daftar tunggu untuk mendapatkan perawatan Covid-19. Hal itu terjadi usai RSLI memulangkan 52 penyintas Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Dari kesemua pasien Covid-19 yang sembuh, 31 orang di antaranya berasal dari klaster Bangkalan, Madura.

Penanggung jawab RSLI Surabaya, I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengungkapkan, setelah dilakukannya pemulangan penyintas Covid-19, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 291 orang. Di mana kapasitas tempat tidur di rumah sakit tersebut berjumlah 410 bed.

Baca Juga

"Siang ini jumlah pasien yang dirawat 291 orang, karena hari ini ada "wisuda" penyintas atau pemulangan sejumlah 52 orang," ujar Nalendra, Kamis (24/6).

Namun demikian, kata Nalendra, jumlah pasien yang dirawat akan kembali bertambah karena ada 113 pasien yang masuk daftar tunggu. Bahkan, jumlah pasien yang masuk daftar tunggu bisa lebih banyak lagi seiring masih berlanjutnya lonjakan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Selain sumbangan dari Klaster Bangkalan, jumlah pasien yang masuk maupun inden juga banyak berasal dari umum dan keluarga yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan kota sekitarnya," ujar Nalendra.

Nalendra mangatakan, lonjakan Covid-19 akhir-akhir ini membuat sejumlah ruah sakit rujukan di Surabaya dan Jatim penuh. Maka dari itu, RSLI menjadi alternatif dalam penanganan penderita Covid-19. Ia menegaskan, pihaknya selalu siap menjalankan tugas negara dalam memberikan layanan bagi pasien Covid-19.

"Semoga masyarakat tetap mejalankan protokol kesehatan dengan baik dan konsisten sehingga tidak terjadi lonjakan penderita Covid-19 dan pandemi segera berakhir,” kata Nalendra.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement