Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Apakah Allah SWT Hanya Punya Nama 99 Asmaul Husna?

Kamis 24 Jun 2021 05:59 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Asmaul husna mempunyai sejumlah keutamaan dan manfaat. Ilustrasi Asmaul Husna

Asmaul husna mempunyai sejumlah keutamaan dan manfaat. Ilustrasi Asmaul Husna

Foto: ANTARA/Novrian Arbi
Asmaul Husna mempunyai sejumlah keutamaan dan manfaat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Apakah berarti Allah SWT hanya memiliki nama sebanyak 99? Ataukah ada lebih dari itu?

عن أبي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: "للهِ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ اسمًا مِئةٌ إِلا وَاحَدِةً لا يَحْفَظُها أحَدٌ إلا دَخَلَ الجَنَّةَ، وهو وَتْرٌ يُحِبُّ الوَتْرَ

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, siapa yang 'menghitungnya', maka dia masuk surga."

Imam Nawawi berpendapat, ulama sepakat bahwa jumlah nama Allah SWT tidak terbatas. Hadits tersebut tidak membatasi jumlah nama-nama Allah SWT, dan tidak berarti Allah SWT tidak memiliki nama selain dari 99 nama itu. Dan, siapa yang mengingat nama-nama ini (99 asmaul husna), maka akan masuk surga.

Karena itu, menurut Imam Nawawi, yang dimaksud dari hadits itu ialah mengabarkan bahwa orang yang mengingatnya akan masuk surga. Bukan memberitahukan bahwa Allah SWT hanya memiliki 99 nama.

Abu Sulaiman al Khatthabi mengumpamakan dengan 'Zaid memiliki 1.000 dirham'. Dari sini dapat dikatakan bahwa belum tentu Zaid tidak memiliki dirham di luar dari yang 1.000 itu. Karena, yang penting disiapkan Zaid adalah 1.000 dirham.

Penafsiran al Khatthabi diperkuat dengan sebuah hadits Abdillah bin Mas'ud yang disebutkan Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah. Dalam hadits tersebut, Nabi SAW berdoa:

اللهُمَّ إنِي عَبْدُكَ، ابنُ عَبْدِكَ، ابنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِه نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيبِ عِنْدَكَ

"Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu. (Juga) anak dari hamba-Mu, anak dari ibu (yang juga) hamba-Mu. Dalam kuasa-Mu diriku. Ketetapan-Mu telah ditetapkan padaku, Takdir-Mu lah yang Maha Adil padaku. Aku bermohon kepada-Mu dengan semua nama-Mu yang Engkau namai sendiri diri-Mu dengan nama-nama itu, atau yang Engkau turunkan nama itu di dalam kitab suci-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang ciptaan-Mu, atau yang Engkau khususkan nama itu (tersimpan) di dalam ilmu yang tidak terlihat...."

Hal itu menunjukkan, Allah SWT memiliki nama-nama yang tidak Dia turunkan dalam kitab Alquran. Nama itu Dia tutupi untuk makhluk-Nya dan tidak Dia sampaikan kepada mereka.

Sumber: alukah

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA