Pemkab Garut Tanggung Biaya Pembangunan Pasar Darurat Leles

Red: Muhammad Fakhruddin

Pedagang mencari barang-barang yang bisa diselamatkan di antara ratusan kios di Pasar darurat Alun-alun Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, yang hangus terbakar, Senin (21/6). Kebakaran terjadi pada Ahad (20/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Dugaan semetara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Pedagang mencari barang-barang yang bisa diselamatkan di antara ratusan kios di Pasar darurat Alun-alun Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, yang hangus terbakar, Senin (21/6). Kebakaran terjadi pada Ahad (20/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Dugaan semetara kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting. | Foto: Edi Yusuf/Republika

REPUBLIKA.CO.ID,GARUT -- Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menanggung pembiayaan pembangunan kembali pasar darurat di Kecamatan Leles yang sebelumnya ludes terbakar agar pedagang dapat kembali beraktivitas.

"Dibangun tetap oleh pemerintah, kewajiban pemerintah, nanti setelah dibangun pedagang dipersilakan untuk ditempati," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut Nia Gania Karyana di Garut, Rabu (23/6).

Ia menuturkan pasar darurat untuk pedagang di Pasar Leles itu akan dibangun kembali di Alun-alun Leles dengan besaran anggaran masih dalam perhitungan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Pembangunan pasar darurat sementara itu akan dilakukan dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan yang bagus dan kokoh untuk beberapa bulan ke depan sampai pembangunan Pasar Leles selesai."Dibangunnya kuat berkualitas, tidak permanen, bisa berlaku sampai enam bulan," katanya.

Ia menyampaikan pembangunan pasar darurat itu akan dilakukan oleh pihak ketiga atau oleh putra daerah yang nantinya bisa melibatkan pekerjanya dari warga atau pedagang setempat.Proses pembangunan pasar darurat, lanjut dia, mulai dilakukan setelah kepolisian selesai melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran pasar darurat tersebut.

Selama proses pembangunan pasar darurat, tambahGania, seluruh pedagang akan mendapatkan jaminan hidup dari pemerintah selama tanggap darurat mulai 22 sampai 29 Juni 2021 dengan besaran anggaran masih dalam pendataan oleh Dinas Sosial.

Ia menyampaikan pemerintah akan memperhatikan seluruh pedagang yang menjadi korban kebakaran seperti jaminan hidup, dan menyiapkan tempat jualan yang aman.

Kebakaran pasar darurat Leles yang terjadi Minggu (20/6) tengah malam itu menghanguskan 412 kios dan 60 lapak dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 miliar.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Pemkab Garut akan Bangun Kembali Pasar Leles yang Terbakar

Pasar Darurat Leles Garut Terbakar, Ratusan Kios Hangus

Pasar Leles Garut Kebakaran, Ratusan Kios Terdampak

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ratusan Kios Pasar Leles

Pasar Leles Garut Terbakar

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image