Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Kiat Pengembang 'Menyulap' Area Komersial di Era Digital

Selasa 22 Jun 2021 21:59 WIB

Red: Hiru Muhammad

Meski tren digital telah menjadi sarana bisnis efektif di era pandemi saat ini, namun permintaan kawasan bisnis seperti Aniva Junction dan Aniva Grande tetap tidak pernah sepi peminat.  Tampa ilustrasi  Aniva Grande dan Aniva Junction di Gading Serpong, Tangerang

Meski tren digital telah menjadi sarana bisnis efektif di era pandemi saat ini, namun permintaan kawasan bisnis seperti Aniva Junction dan Aniva Grande tetap tidak pernah sepi peminat. Tampa ilustrasi Aniva Grande dan Aniva Junction di Gading Serpong, Tangerang

Foto: istimewa
Di era digital saat ini permintaan konsumen akan ruang usaha masih tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, GADING SERPONG--Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan real estate termasuk sektor bisnis yang tumbuh positif 0,94 persen year on year (yoy) sepanjang kuartal I/2021 di antara sektor-sektor informasi dan komunikasi, perdagangan, pengadaan air, jasa kesehatan, pertanian, dan pengadaan listrik.

Beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan tersebut diantaranya, meningkatnya kembali aktivitas masyarakat di luar rumah seiring dengan program vaksinasi yang terus meluas dan adanya relaksasi kebijakan makroprudential sektor properti yang menguntungkan sektor konstruksi.

Pandemi Covid-19 yang belum diketahui sampai kapan berlangsung, telah mendorong pola hidup sebagian masyarakat untuk lebih serius mengembangkan usaha dari rumah atau ruko. "Saat ini semakin banyak orang yang ingin memiliki usaha sampingan, memulai bisnis, atau beralih profesi. Mereka memerlukan tempat usaha yang baik, salah satunya adalah menyewa atau membeli ruko sebagai tempat usaha," kata Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land, dalam keterangan tertulisnya Selasa (22/6).

Meski bisnis online berkembang pesat, namun permintaan konsumen dan dunia wirausaha akan ruang usaha masih tinggi, khususnya di wilayah Gading Serpong. Seperti halnya Aniva Junction dan Aniva Grande yang akan menjadi salah satu area komersial yang menjanjikan, dengan tingkat trafik tinggi di wilayah ini yang dilalui lebih dari 6.000 kendaraan setiap hari.

Penjualan Aniva Grande tahap kedua sebanyak 98 unit dengan  harga  mulai Rp 1,3 Miliaran per unit (sudah termasuk PPN). Hingga saat ini total penjualan Aniva Junction dan Aniva Grande (tahap 1 dan 2), berhasil mencatat penjualan sebesar Rp 755 Miliar. 

Kehadiran ruko Aniva Junction dan Aniva Grande adalah salah satu bentuk komitmen Paramount Land dalam memenuhi kebutuhan area komersial. Sekaligus meningkatkan konektivitas antar kawasan ke area komersial yang dapat dicapai dengan walking distance melalui pedestrian walk dan multi akses antara satu blok dengan blok lainnya. "kawasan ini memiliki semua unsur yang dibutuhkan untuk bisa menghasilkan keuntungan," kata Aryo.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA