Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Gubernur Sumbar: Dukungan Konversi Bank Nagari Mengalir

Selasa 22 Jun 2021 10:34 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Fuji Pratiwi

Kantor pusat Bank Nagari di Kota Padang, Sumatra Barat. Gunernur Sumbar menyebut dukungan atas rencana konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah terus mengalir.

Kantor pusat Bank Nagari di Kota Padang, Sumatra Barat. Gunernur Sumbar menyebut dukungan atas rencana konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah terus mengalir.

Foto: Republika/Febrian Fachri
Kehadiran Bank Nagari Syariah sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi mengatakan dukungan Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah terus berdatangan dari berbagai kalangan. Seperti dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Nahdlatul Ulama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan sejumlah perguruan tinggi.

"Kami senang adanya dukungan dari para alim ulama, para pendakwah, dan perguruan tinggi terhadap konversi Bank Nagari menjadi  Bank Nagari Syariah," kata Mahyeldi saat melakukan pertemuan dengan pihak Bank Nagari, MUI, MES, NU dan perguruan tinggi, di Padang, Sumbar, Senin (21/6).

Ia berharap, konversi Bank Nagari tidak hanya dari asetnya, tapi juga dapat berkembang menjadi kebanggaan bagi Sumatra Barat. Karena cara-cara syariah ini telah menjadi budaya Minang.

Mahyeldi menyebut, kehadiran Bank Nagari Syariah sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena dapat menjadi kekuatan besar dan membawa dampak positif bagi perkembangan industri keuangan syariah di Sumbar.

Ia tidak ingin masyarakat memberikan presepsi salah terhadap konversi Bank Nagari menjadi bank syariah. Karena persepsi yang salah justru membuat konversi jadi terhambat dan ada potensi penarikan uang dalam jumlah besar oleh deposan.

Mahyeldi berharap para ulama bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Bank Nagari Syariah. Selain itu, ia juga meminta para ulama menulis dan membuat buku kelebihan bank menjadi bank syariah.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA