Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Sandi Ingin Barania Jadi Desa Wisata Berbasis Ekoturisme

Selasa 22 Jun 2021 22:27 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno

Foto: Istimewa
Sandiaga dorong pengembangan Desa Wisata berbasis ekoturisme di Sinjai 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pengembangan desa wisata berbasis ekoturisme di Kampung Galung, Desa Barania, Sinjai Barat, Sulawesi Selatan. 

Menurutnya, ada potensi besar yang bisa digarap dengan mengikuti tren pariwisata berkelanjutan dengan memanfaatkan lingkungan sekitarnya. "Di Barania, di Kampung Galung, saya melihat satu harapan, motivasi dan optimisme baru dan kami mendorong wisata berbasis kelestarian lingkungan, wisata berbasis ekoturisme dan kita lihat hamparan sawahnya yang merupakan daya tarik yang luar biasa," kata Sandiaga dalam keterangan.

Baca Juga

Sandiaga mengatakan, Kampung Galung memiliki potensi dan daya tarik alam yang indah. Selain itu, sambung dia, produk ekonomi kreatif seperti kuliner khas lokal, produk fesyen serta kegiatan budaya juga menambah potensi Kampung Galung sebagai desa wisata. 

Sandiaga mengatakan, Barania merupakan satu dari 11 desa wisata yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten setempat yang diharapkan menjadi salah satu potensi pengembangan desa. Daerah itu dikenal dengan potensi pariwisata berupa panorama sumber daya alam mulai dari hamparan sawah yang luas, udara segar hingga air terjun. 

Politisi partai Gerindra itu berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan mulai dari jaringan sinyal, jalan hingga penguatan SDM pengelola desa wisata. Ia mengatakan, hal itu dilakukan guna membuka lapangan kerja seluas-luasnya. 

"Kami akan petakan bantuan jenis apa yang diperlukan, karena desa wisata seperti ini perlu kunjungan wisatawan dan ekonominya," katanya. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA