Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Menkes: Tempat Isolasi Harus Tersebar

Selasa 22 Jun 2021 00:30 WIB

Red: Esthi Maharani

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Tempat isolasi harus tersebar di tingkat kecamatan maupun kelurahan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa tempat isolasi harus tersebar di tingkat kecamatan maupun kelurahan untuk meringankan beban fasilitas isolasi yang lebih besar.

Menurut Menkes Budi, dalam konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Senin, (21/6) hal itu merupakan salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo. Terlebih lagi pemerintah melakukan implementasi perlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro untuk daerah yang masuk dalam kategori zona merah. Di daerah tersebut akan dilakukan pengurangan mobilitas 75-100 persen.

"Beliau (Presiden Jokowi) memberikan arahan isolasi terpusat itu harus tersebar sebanyak mungkin ke daerah-daerah tersebut, baik kecamatan maupun kelurahan sehingga meringankan beban yang ada di isolasi terpusat yang besar-besar seperti Wisma Atlet," ujar Menkes Budi.

Terkait banyaknya muncul kluster keluarga, Menkes mengatakan Presiden sudah menyampaikan untuk melakukan pengujian terhadap sekitar orang yang positif, dikarenakan banyak ditemukan kluster keluarga. Jika dalam suatu daerah terdapat lebih dari lima rumah yang terkena, Budi menjelaskan bahwa dalam dilakukan penyekatan secara spesifik di tingkat RT dengan bantuan TNI dan Polri.

"Supaya sekali lagi bisa membatasi pergerakan dan mobilitas dimulai dari level terkecil," kata Budi.

Sebelumnya, pemerintah kembali memutuskan untuk mengurangi jam operasional beberapa pusat kegiatan seperti tempat perbelanjaan, mall, pasar dan pusat perdagangan hingga maksimal pukul 20.00 dalam periode 22 Juni-5 Juli 2021. Hal itu menjadi penyesuaian kebijakan untuk penebalan dan penguatan PPKM mikro guna mengurangi tingkat penularan Covid-19.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA