Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Pecah Rekor Lagi, Jakarta 5.582 Kasus Covid-19 Hari Ini 

Ahad 20 Jun 2021 21:26 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Fuji Pratiwi

Monumen Nasional (Monas), Jakarta (ilustrasi). Penambahan kasus Covid-19 harian di Jakarta kembali memecahkan rekor dengan 5.582 kasus baru pada Ahad (20/6).

Monumen Nasional (Monas), Jakarta (ilustrasi). Penambahan kasus Covid-19 harian di Jakarta kembali memecahkan rekor dengan 5.582 kasus baru pada Ahad (20/6).

Foto: Prayogi/Republika.
Ini adalah kali pertamanya Jakarta mencatatkan lebih dari 5.000 kasus baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penambahan kasus Covid-19 harian di Jakarta kembali memecahkan rekor dengan 5.582 kasus baru pada Ahad (20/6). Ini adalah kali pertamanya Jakarta mencatatkan kasus baru harian lima ribu lebih. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, hari ini dilakukan tes PCR 19.572 spesimen. "Hasilnya 5.582 positif dan 11.054 negatif," kata dia dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Ahad. 

Penambahan kasus di atas lima ribu ini juga jadi penanda DKI telah memecahkan rekor dalam tiga hari beruntun. Rekor harian Covid-19 sebelumnya adalah 4.213 kasus pada 7 Februari 2021. 

Rekor itu pecah pada Jumat (18/6) dengan 4.737 kasus baru. Sehari berselang, Sabtu (19/6), rekor itu disalip lagi dengan 4.895 kasus baru. Kini, rekor itu kembali pecah dengan angka di atas lima ribu kasus baru. 

Dengan penambahan 5.582 kasus baru hari ini, akumulasi kasus Covid-19 di Jakarta menjadi 474.029 kasus. Sebanyak 435.982 orang (92 persen) sembuh dan 7.905 orang (1,7 persen) meninggal. 

Adapun secara nasional, hari ini bertambah 13.737 kasus baru Covid-19. Total kasus terkonfirmasi positif Indonesia menjadi 1.989.909 kasus. Sebanyak 1.792.528 di antaranya sembuh dan 54.662 meninggal.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA