Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Mana Vaksin Covid-19 Terbaik? Ini Kata Ahli

Senin 21 Jun 2021 00:05 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Ada beberapa pandangan ahli yang menyebutkan vaksin Covid-19 terbaik.

Ada beberapa pandangan ahli yang menyebutkan vaksin Covid-19 terbaik.

Foto: PxHere
Ada beberapa pandangan ahli yang menyebutkan vaksin Covid-19 terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dengan banyaknya merek vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia, tentu Anda akan bertanya-tanya vaksin mana yang terbaik? Di tengah kekhawatiran akan virus, pertanyaan semacam itu menjadi sangatlah rasional, meski untuk mendefinisikan vaksin mana yang terbaik tidaklah sederhana.

Peneliti Postdoctoral di The Peter Doherty Institute for Infection and Immunity, Wen Shi Lee, memiliki pandangan unik soal ini. Ia beranggapan bahwa vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini di masyarakat, apapun itu mereknya. Karena sejatinya, vaksin tersebut bisa melindungi individu dari penularan Covid-19, mengurangi penularan ke kelompok rentan, dan secara substansial mengurangi risiko penyakit parah.

Lee juga menyinggung tentang hasil uji klinis yang kerap dijadikan tolok ukur untuk menentukan mana vaksin terbaik. Uji coba fase tiga yang dilakukan para puluhan ribu orang, memang memberikan gambaran kepada kita seberapa manjur vaksin bekerja.

Seperti diketahui, kemanjuran vaksin Covid-19 berbeda-beda. Misalnya, vaksin Pfizer melaporkan kemanjuran 95 persen dalam mencegah gejala, sedangkan AstraZeneca memiliki kemanjuran 62-90 persen, tergantung pada rezim dosis.

Tetapi sayangnya, perbandingan langsung uji coba fase 3 sangatlah kompleks karena berlangsung di lokasi dan waktu yang berbeda. Setiap daerah di satu negara misalnya, memiliki tingkat infeksi, kesiapan faskes, dan varian virus yang berbeda. Ini artinya, tidak relevan jika Anda menentukan vaksin terbaik hanya mengacu pada hasil uji klinis.

Lalu apakah bisa membandingkan vaksin secara langsung untuk menentukan vaksin terbaik? Itu bisa dilakukan dengan metode penelitian head-to-head yakni membandingkan hasil orang yang menerima vaksin merek tertentu dengan mereka yang menerima vaksin dari merek lain, dalam percobaan yang sama.

Dilansir dari Science Alert, Ahad (20/6), uji coba head-to-head saat ini misalnya sedang berlangsung di Inggris untuk membandingkan vaksin AstraZeneca dan Valneva. Namun hasilnya masih belum keluar.

Sambil menunggu hasil itu, sementara waktu, efektivitas vaksin Covid-19 dapat dibandingkan di negara-negara yang telah meluncurkan vaksin berbeda untuk populasi yang sama. Misalnya, data terbaru dari Inggris menunjukkan bahwa vaksin Pfizer dan AstraZeneca memiliki efektivitas yang sama. Keduanya andal mencegah gejala COVID-19, rawat inap, dan kematian, bahkan setelah dosis tunggal.

Pandemi global adalah situasi yang sangat dinamis; dengan munculnya varian baru virus corona, pasokan vaksin global yang tidak pasti, tindakan pemerintah yang tidak merata, dan potensi wabah eksplosif di banyak wilayah.

Jadi, vaksin yang kini tersedia adalah vaksin yang terbaik untuk Anda. Menunggu vaksin yang sempurna adalah ambisi yang tidak mungkin tercapai. Setiap vaksin yang dikirimkan adalah langkah kecil namun signifikan menuju normalitas global.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA