Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Partai Berkarya DKI Jakarta Rangkul Generasi Milenial 

Sabtu 19 Jun 2021 19:03 WIB

Red: Nashih Nashrullah

 Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi DKI Jakarta, H Tony Akbar Hasibuan, menilai perlunya peran generasi milenial

Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi DKI Jakarta, H Tony Akbar Hasibuan, menilai perlunya peran generasi milenial

Foto: Dok Istimewa
Partai Berkarya DKI Jakarta menilai perlunya peran generasi milenial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Beragam cara dilakukan untuk memberdayakan generasi milenial. Seperti antara lain yang dilakukan DPW Partai Berkarya Provinsi DKI Jakarta.

Bekerjasama dengan Koperasi Jakarta Muda Berkarya dan Wimnus, Berkarya DKI Jakarta menggelar seminar enteprenuer muda dengan tema 'Indonesia Recovery New Normal-Anak Muda Berkarya untuk Jakarta 

Baca Juga

Seminar Entrepreneur yang diikuti kaum muda milenial yang berlangsung di Hotel Grand Mangaradja Jakarta pada Jumat,18/6/2021 menghadirkan narasumber muda H Tony Akbar Hasibuan, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi DKI Jakarta. 

Toni mengatakan, ada empat perkara yang harus dimengerti sebagai partisipasi aktif anak muda dalam membangkitkan ekonomi di era pandemi. 

"Sebagai kaum muda kita harus sadar betul bahwa negeri ini membutuhkan karya kita, maka tentu kita harus tidak lupa dengan empat hal," kata dia. 

Toni menyebutkan satu per satu dari empat hal yang dimaksud yaitu selama era pandemi ini tidak ada yang tahu kapan akan berakhir. Di sinilah dituntut kewaspadaan bersama. 

Dia mengatakan, sebagai pimpinan wilayah Partai Berkarya, pihaknya akan mengajak anak-anak muda untuk mulai peduli akan kondisi demokrasi dimana partai politik sebagai pilar demokrasi harus dijaga. “Partai politik harus diisi orang-orang baik karena agar negara ini juga menjadi baik,” ujar pria yang masih berumur 33 tahun itu. 

Menurut dia, DPR mesti diisi orang-orang terbaik partai politik yang juga merupakan lembaga yang membuat dan menyetujui undang-undang. Bayangkan jika partai politik tidak diisi orang baik maka bagaimana nasib undang-undang kita yang mengatur negara ini. 

“Partai berkarya menawarkan ruang yang besar bagi orang baik untuk membuat Republik Indonesia menjadi baik,” ujar dia.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA