Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Stoknya Kedaluwarsa, Vaksinasi di Malawi Terhenti

Sabtu 19 Jun 2021 07:50 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Reiny Dwinanda

Vaksinasi Covid-19. Vaksinasi di Malawi terhenti setelah stok vaksinnya kedaluwarsa.

Vaksinasi Covid-19. Vaksinasi di Malawi terhenti setelah stok vaksinnya kedaluwarsa.

Foto: Prayogi/Republika
Vaksin Covid-19 terlambat tiba di Malawi hingga umur simpannya sangat singkat.

REPUBLIKA.CO.ID, LILONGWE -- Malawi tengah menghadapi krisis stok vaksin Covid-19. Hal itu terjadi setelah negara tersebut memusnahkan sekitar 20 ribu vaksin kedaluwarsa.

Otoritas kesehatan Malawi, pada Jumat (18/6), mengungkapkan, mereka telah menutup lebih dari setengah pusat vaksinasi di seluruh negeri. Di ibu kota komersial, Blantyre, semua pusat vaksinasi ditutup.

Menteri Kesehatan Malawi Charles Mwansambo mengatakan, negaranya telah menerima total 512 ribu dosis vaksin Covid-19. Sebanyak 360 ribu di antaranya berasal dari fasilitas Covax.

Sementara 102 ribu lainnya dari Uni Afrika. Mwansambo pun menyebut, negaranya memperoleh 50 ribu dosis dari India.

Baca Juga

“Dan seperti yang kita bicarakan sekarang, lebih dari 93 persen dari dosis itu telah digunakan,” ucapnya, dikutip laman Voice of America, Sabtu (19/6).
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA