Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Satgas: Angka Kesembuhan Pekan Ini Menurun 6,9 Persen

Jumat 18 Jun 2021 05:45 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Wiku Adisasmito menyebut, angka kesembuhan pasien Covid-19 pada pekan ini mengalami penurunan sebesar 6,9 persen. Seharusnya, kata dia, terjadinya peningkatan kasus juga harus selalu dibarengi dengan peningkatan kesembuhan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Wiku Adisasmito menyebut, angka kesembuhan pasien Covid-19 pada pekan ini mengalami penurunan sebesar 6,9 persen. Seharusnya, kata dia, terjadinya peningkatan kasus juga harus selalu dibarengi dengan peningkatan kesembuhan.

Foto: Satgas Covid-19
Satgas Covid-19 catat lonjakan kasus positif pekan ini hingga 38,3 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, angka kesembuhan pasien Covid-19 pada pekan ini mengalami penurunan sebesar 6,9 persen. Seharusnya, kata dia, terjadinya peningkatan kasus juga harus selalu dibarengi dengan peningkatan kesembuhan.

“Untuk kesembuhan, sangat disayangkan pada minggu ini terjadi penurunan kesembuhan sebesar 6,9 persen,” ujar Wiku saat konferensi pers.

Kendati demikian, Satgas mencatat lima provinsi dengan angka kesembuhan tertinggi, yakni Jawa Tengah naik 2.209 kasus, DKI Jakarta naik 2.200 kasus, Kepulauan Riau naik 1.956 kasus, Jambi naik 489 kasus, dan DIY naik 429 kasus.

Selain kasus kesembuhan, Satgas juga melaporkan perburukan penambahan kasus positif. Pada pekan ini, lonjakan kasus positif terjadi cukup signifikan yang mencapai 38,3 persen.

Peningkatan kasus ini dikontribusikan oleh DKI Jakarta yang naik 7.132 kasus, Jawa Tengah naik 4.426 kasus, Jawa Barat naik 2.050 kasus, DIY naik 973 kasus, dan Jawa Timur naik 939 kasus.

Sementara, kasus meninggal tercatat naik sebesar 4,9 persen. Wiku mengatakan, meskipun angka kasus meninggal ini terhitung rendah, seharusnya angka kematian dapat terus ditekan setiap minggunya.

Kenaikan kasus meninggal ini dikontribusikan oleh Jawa Timur naik 43 kasus, Sumatra Barat naik 24 kasus, Aceh naik 24 kasus, DIY naik 13 kasus, dan Sumatra Utara naik 12 kematian.

“Sangat disayangkan bahwa perkembangan pada minggu ini sangat tidak diharapkan mengingat kita sempat mengalami penurunan kasus mingguan pada minggu lalu,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA