Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Pasien sembuh Covid-19 Bangka Barat tambah 20 Orang

Rabu 16 Jun 2021 22:49 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) sebelum mengantarkan obat dan makanan untuk pasien Covid-19. Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan pada Rabu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 20 orang, sedangkan kasus meninggal dunia bertambah satu orang.

Tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) sebelum mengantarkan obat dan makanan untuk pasien Covid-19. Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan pada Rabu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 20 orang, sedangkan kasus meninggal dunia bertambah satu orang.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sudah sembuh menjadi 2.315 orang dari 2.442 kasus

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKA BARAT -- Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan pada Rabu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 20 orang, sedangkan kasus meninggal dunia bertambah satu orang.

"Dengan adanya tambahan pasien sembuh 20 orang, maka sejak pandemi berlangsung sampai hari ini jumlah pasien yang dinyatakan sudah sembuh menjadi 2.315 orang dari 2.442 kasus yang ditemukan di daerah ini," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Rabu (16/6). 

Sebanyak 20 orang yang dinyatakan sembuh hari ini berasal dari Kecamatan Mentok lima orang, Jebus satu orang, Parittiga enam orang, Kelapa tujuh orang, dan Tempilang satu orang. Selain terjadi penambahan jumlah pasien sembuh, hari ini juga terjadi satu kasus pasien yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19 dan setelah menjalani perawatan akhirnya meninggal dunia sebanyak satu orang.

"Satu tambahan kasus baru meninggal dunia ini, yaitu nyonya An (67) berasal dari Beruas, Kecamatan Kelapa," ujarnya.

Nyonya An diketahui memiliki penyakit penyerta dan meninggal dunia di RSUP Soekarno di Pangkalpinang dan telah dimakamkan menggunakan tata cara pemakaman jenazah COVID-19 di permakaman umum Desa Beruas. Dengan adanya tambahan jumlah pasien meninggal dunia tersebut, selama pandemi berlangsung jumlah kasus meninggal dunia di daerah itu menjadi sebanyak 31 kasus.

"Pada hari ini kami juga menerima laporan adanya tambahan 13 kasus baru, berasal dari Mentok tujuh orang dan masing-masing dua orang dari Jebus, Parittiga dan Tempilang, sehingga total pasien yang masih wajib menjalani karantina, perawatan dan isolasi mandiri sebanyak 96 orang," kata Putra.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA