Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Pertemuan Biden-Putin Dinilai Bawa Harapan Besar Bagi Dunia

Rabu 16 Jun 2021 17:01 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Presiden AS Joe Biden akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa, Swiss

Presiden AS Joe Biden akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa, Swiss

Foto: AP/Evan Vucci
Pertemuan Biden dan Putin dipandang sebagai langkah penting bagi hubungan AS-Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Presiden Swiss Guy Parmelin mengatakan, pertemuan puncak Presiden AS Joe Biden dengan Preisden Rusia Vladimir Putin, membawa harapan besar bagi seluruh dunia. Pernyataan tersebut diungkapkan Parmelin, setelah dia berbicara selama 30 menit dengan Biden di Hotel Intercontinental di Jenewa.

“Swiss yakin bahwa dialog konstruktif diperlukan antara kekuatan besar sehingga kita dapat memenuhi tantangan zaman kita,” kata Parmelin, dilansir Anadolu Agency, Rabu (16/6).

Baca Juga

Pertemuan Biden dan Putin dipandang sebagai langkah penting dalam meningkatkan hubungan kedua negara. Rusia dan AS terlibat perselisihan pahit dalam berbagai persoalan, mulai dari campur tangan pemilu, serangan siber, hak asasi manusia, dan masalah Ukraina. Biden mengatakan, dia akan menekan Putin untuk menghormati hak asasi manusia. Sementara Putin mengharapkan pembicaraan akan berlangsung dalam suasana yang positif.

Putin mengatakan, beberapa tahun terakhir hubungan Rusia-AS berada di titik terendah. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika, NBC News. 

"Hubungan bilateral kami memburuk hingga ke titik terendahnya dalam beberapa tahun terakhir," kata Putin dalam translasi wawancara dengan NBC yang disiarkan Jumat (11/6). 

Dalam kesempatan ini, ia juga ditanya tentang pernyataan Biden yang menyebutnya sebagai seorang pembunuh dalam wawancara bulan Maret lalu. Putin mengatakan ia telah mendengar lusinan tuduhan yang serupa. 

"Itu sama sekali bukan sesuatu yang saya khawatirkan," kata Putin.

Biden dan Putin akan bertemu di sebuah villa yang dibangun pada abad ke-18 di Swiss. Bangunan villa yang menghadap ke Danau Jenewa, dan memiliki suasana tenang merupakan tempat yang tepat bagi kedua kepala negara untuk melakukan pembicaraan.

Polisi dan tentara Swiss telah menutup dua taman di sekitar Villa La Grange. Mereka juga sudah memasang barikade dan kawat berduri. 

Villa klasik ini terletak di taman di sepanjang tepi kiri. Dihiasi dengan pohon redwood, semak mawar, dan air mancur kuno, taman ini menawarkan pemandangan Danau Jenewa dan perahu layar yang menakjubkan. Suasana vila yang tenang sangat tepat bagi Biden dan Putin untuk melakukan pembicaraan yang diharapkan dapat menurunkan ketegangan. 

Villa La Grange adalah lokasi pertemuan bersejarah bagi Rusia dan AS. Sebelumnya mantan Presiden AS Ronald Reagan bertemu dengan pemimpin bekas Uni Soviet, Mikhail Gorbachev di villa tersebut. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA