Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Muslim Kanada: Kami Sekarang Jadi Sasaran

Selasa 15 Jun 2021 22:29 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

Pemakaman keluarga Muslim korban islamofobia di Islamic Centre of Southwest Ontario, London, Ontario, Kanada dihadiri ratusan pelayat, Sabtu (12/6). Tampak peti mati keluarga Afzaal yang dibungkus bendera Kanada.

Pemakaman keluarga Muslim korban islamofobia di Islamic Centre of Southwest Ontario, London, Ontario, Kanada dihadiri ratusan pelayat, Sabtu (12/6). Tampak peti mati keluarga Afzaal yang dibungkus bendera Kanada.

Foto: REUTERS/Carlos Osorio
Komunitas Muslim Kanada cemas dengan dampak serangan teror keluarga Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, OTTAWA -- Komunitas Muslim di Ottawa, Kanada, masih bergulat dengan dampak serangan teror terhadap sebuah keluarga Muslim di London, Ontario, yang menewaskan empat orang dan seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun menjadi yatim piatu.

Para imam setempat pun telah meningkatkan perhatian terhadap keselamatan jamaah dan masjid mereka. Saat ini sendiri masjid telah dibuka kembali sebagai bagian dari rencana pembukaan kembali Covid-19 Ontario.

Baca Juga

Dalam kondisi demikian, bagi Imam Masjid Rahmat, Syekh Ismail Albatnuni, keselamatan komunitas Muslim dan masjid adalah prioritas. "Kami harus siap dan kami harus mempersiapkan diri untuk mengambil beberapa tindakan terkait keamanan kami di masjid," kata Albatnuni, dilansir dari laman Capital Current, Selasa (15/6).

"Sebagai Muslim, kami sekarang menjadi sasaran di mana-mana, tidak hanya di masjid kami, tidak hanya di tempat ibadah kami. Ke mana pun Anda pergi, selama Anda terlihat seperti seorang Muslim, maka ada beberapa ancaman di sana. Kita harus berhati-hati," tambah Syekh Albatnuni.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA