Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Kata Umar bin Khattab Saat Tolak Sholat di Gereja Yerusalem

Selasa 15 Jun 2021 22:22 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Umar bin Khattab menolak secara halus tawaran sholat di gereja Yerusalem. Umar bin Khattab (ilustrasi)

Umar bin Khattab menolak secara halus tawaran sholat di gereja Yerusalem. Umar bin Khattab (ilustrasi)

Umar bin Khattab menolak secara halus tawaran sholat di gereja Yerusalem

REPUBLIKA.CO.ID, - Prinsip toleransi dan kebebasan  diberlakukan Khalifah Umar bin Khattab. Dikisahkan, ketika Khalifah Umar merebut kota suci Yerusalem pada 638 M atau 6 tahun setelah Nabi wafat. 

Haekal dalam buku Pemerintahan Islam menjelaskan, Umar mendirikan masjid di kota suci itu, yang sekarang dikenal dengan nama Baitul Maqdis. Ketika tentara Islam memasuki Yerusalem dan mengambil alih kekuasaan kota itu dari orang Kristen yang telah memerintah di sana sejak masa Constantin, Umar datang sendiri ke kota suci itu. 

Baca Juga

Setelah uskup dari makam suci Kristus menyerahkan kunci kota kepada Sang Khalifah, dia pun mengundang Umar untuk menunaikan sholatnya dalam gereja mereka.

Tetapi, ketika Umar melihat bagian dalamnya yang dihiasai berbagai simbol Kristen, dia dengan sopan mengatakan, ''Saya akan sholat di luar pintu ini saja.'' 

Selesai sholat uskup pun bertanya kepada Umar, ''Mengapa Tuan tidak mau masuk ke gereja kami ?'' Umar pun menjawab, ''Jika saya sudah sholat di tempat suci kalian, para pengikut saya dan orang-orang yang datang ke sini pada masa yang akan datang akan mengambil alih bangunan ini dan mengubahnya menjadi masjid. Untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini dan supaya kalian tetap sebagai mana adanya, maka saya sholat di luar.'' 

Tindakan Khalifah Umar itu ternyata membuat kagum sang uskup terhadap agama Islam. Begitu pula rakyat Palestina yang mengelu-ngelukan kedatangannya. Apalagi setelah kota suci itu diperintah Islam, mereka mendapatkan kebebasan dan diperlukan dengan baik, dibandingkan saat diperintah Constantin.   

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA