Selasa 15 Jun 2021 19:04 WIB

Festival Paralayang Pesona Langkisau Persiapan Sumbar ke PON

Festival Paralayang Pesona Langkisau Persiapan Sumbar Menuju PON XX Papua.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil
Atlet Paralayang yang tengah mengikuti Festival Paralayang Pesona Langkisau di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat
Foto: dok. i Dinas Pariwisata Sumbar
Atlet Paralayang yang tengah mengikuti Festival Paralayang Pesona Langkisau di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat

REPUBLIKA.CO.ID,PAINAN--Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menggelar Festival Paralayang Pesona Langkisau di Kabupaten Pesisir Selatan pada akhir pekan kemarin, Sabtu (12/6) sampai Ahad (13/6). Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan Festival Pesona Langkisau ini dapat menjadi ajang promosi pariwisata Sumbar khususnya yang ada di Pesisir Selatan sekaligus untuk persiapan tim Paralayang Sumbar yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua.

"Mungkin untuk festival paralayang ini hanya ada di Sumbar untuk tahun ini. Artinya gaungnya sebenarnya bisa lebih luas untuk memperkenalkan daerah.  Ini akan sangat bermanfaat bagi atlet untuk menjajal kemampuan menjelang PON Papua," kata Audy, Selasa (15/6).

Baca Juga

Festival Paralayang Pesona Langkisau ini diikuti seratus atlet paralayang Sumatera Barat. Audy berharap Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar di PON Papua nanti mampu meraih target  yaitu dua emas dari paralayang dan dua emas dari gantole.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah menilai pelaksanaan Festival Paralayang Pesona Langkisau mampu memberikan efek positif bagi pariwisata daerah. Ia mengatakan Pesisir Selatan memiliki sangat banyak potensi selain keindahan pantai yang bisa dinikmati melalui olahraga paralayang tersebut.

Salah satu magnet pariwisata di Pessel selain Puncak Langkisau, dan Pantai Carocok adalah Kawasan Wisata Mandeh yang viral dan banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Pelaksanaan Festival Pesona Langkisau kali ini menurut Rudi ada format yang berbeda. Penyebabnya tak lain karena kondisi masih pandemi. Sehingga teknis harus menaati protokol kesehatan dan membatasi jumlah penonton.

"Penonton hanya warga sekitar dan peserta serta official. Meski demikian masyarakat umum tetap bisa menikmati karena disiarkan secara live di media sosial," ucap Rudi.

Salah satu atlet yang berlaga dalam Festival Pesona Langkisau, Kandris, mengatakan kehadiran Festival Paralayang Pesona Langkisau ibarat sangat dinanti oleh atlet. Karena sejak pandemi kompetisi resmi paralayang sangat minim. Padahal Atlet sudah harus menatap PON XX Papua yang sudah di depan mata.

"Latihan tanpa kompetisi tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Karena itu festival ini benar-benar bisa menjadi ancang-ancang untuk PON Papua," Kata Kadris.

Kadris memuji keindahan alam Pesisir Selatan serta keramahtamahan warga. Selain itu, ia juga menikmati suguhan kuliner yang disajikan.

Kadris menyebut, kalangan atlet paralayang berharap kegiatan Festival Paralayang Pesona Langkisau tetap berjalan setiap tahun karena memiliki manfaat yang sangat besar bagi atlet Sumbar.

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement