Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Pengungsi Kanada Minta Impor Barang dari Xinjiang Dihentikan

Selasa 15 Jun 2021 16:49 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani

Seorang pekerja Huafu Textile Co Ltd dari etnis minoritas Uighur memeriksa mesin produksi benang di perusahaannya di Prefektur Aksu, Daerah Otonomi Xinjiang, China, Selasa (20/4/2021). Huafu mengalami kerugian hingga 400 juta yuan sejak terkena sanksi dari Kementerian Perdagangan Amerika Serikat sejak Desember 2020 terkait isu kerja paksa terhadap etnis minoritas Uighur.

Seorang pekerja Huafu Textile Co Ltd dari etnis minoritas Uighur memeriksa mesin produksi benang di perusahaannya di Prefektur Aksu, Daerah Otonomi Xinjiang, China, Selasa (20/4/2021). Huafu mengalami kerugian hingga 400 juta yuan sejak terkena sanksi dari Kementerian Perdagangan Amerika Serikat sejak Desember 2020 terkait isu kerja paksa terhadap etnis minoritas Uighur.

Foto: M. Irfan Ilmie/ANTARA
Kelompok pendukung pengungsi Kanada minta impor dari Xinjiang dihentikan

IHRAM.CO.ID, VANCOUVER -- Sebuah kelompok pendukung pengungsi di Kanada telah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mencoba dan memaksa Ottawa menghentikan impor barang dari Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang di China, kecuali jika terbukti barang-barang tersebut tidak dibuat dengan menggunakan kerja paksa.Sebelumnya pada November 2020, kelompok Warga Kanada yang Mendukung Pengungsi

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA