Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Ini yang Dilakukan Pemerintah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Senin 14 Jun 2021 18:50 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati  / Red: Bayu Hermawan

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2P) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2P) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi.

Foto: DOk BNPB
Pemerintah melakukan sejumlah upaya menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melakukan beberapa upaya untuk menghadapi peningkatan kembali kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Di antaranya dengan menambah tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit, hingga optimalisasi posko.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengaku, pihaknya telah menginstruksikan rumah sakit untuk menambah tempat tidur (TT) perawatan, baik untuk isolasi maupun untuk intensif sesuai surat edaran (SE) Menkes. "Selain itu, memastikan kesiapan sarana-prasarana, obat-obatan, dan sumber daya manusia (SDM)," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Senin (14/6).

Baca Juga

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, meningkatnya laju kasus Covid-19 memerlukan upaya penanganan sesuai kondisi kasus. Ia menambahkan, jika kasus sudah melonjak tinggi yang umumnya terindikasi dari tingginya angka BOR, dilakukan konversi tempat tidur untuk pelayanan Covid-19.  

"Namun, pengendalian Covid-19 baiknya dilakukan sedini mungkin melalui optimalisasi posko Covid-19 untuk mencegah kasus di hulu, yaitu tingkat komunitas sampai penyediaan fasilitas karantina terpusat," katanya.

Wiku menjelaskan, optimalisasi posko Covid-19, yaitu melalui pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Wiku juga menyebutkan, terkait penyediaan fasilitas karantina terpusat, yaitu dengan membangun gedung baru atau bisa juga memanfaatkan gedung lama, seperti aula auditorium atau sekolah.

"Penyediaan fasilitas ini bisa ditambahkan jika tidak mencukupi. Jika pemerintah daerah kesulitan, pemerintah pusat akan membantu mencarikan solusinya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Brigjen TNI (Purn) Alexander K Ginting S menambahkan, pemerintah juga memperkuat Babinsa dan Babinkamtibmas. "Selain itu, dengan diterapkannya PPKM mikro, tidak menutup kemungkinan karantina wilayah untuk berbagai desa/kelurahan yang zonasi merah," katanya.  

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA