Shevchenko Puji Timnya Meski Dikalahkan Belanda

Red: Yudha Manggala P Putra

Laga Belanda vs Ukraina, di Johan de Cruff, Senin (14/6)
Laga Belanda vs Ukraina, di Johan de Cruff, Senin (14/6) Foto: EPA/John Thys
Sheva menyebut laga Belanda vs Ukraina berlangsung sangat cepat dan menarik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Ukraina Andriy Shevchenko memuji mentalitas timnya dan berterima kasih kepada mereka walaupun mereka kalah 2-3 melawan Belanda dalam pertandingan Euro 2020 di Amsterdam, Senin (14/6) dini hari ini.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim saya untuk reaksi yang telah mereka tunjukkan, khususnya setelah tertinggal 0-2, kami bisa kalah (besar tanpa mencetak gol) pada saat itu," kata Shevchenko kepada laman uefa.com, Senin.

"Tadi itu pertandingan yang sangat cepat dan menarik dengan banyak peluang diciptakan kedua tim," sambung dia yang memperpanjang rangkaian kekalahannya dalam putaran final Piala Eropa menjadi empat kali setelah pada Piala Eropa 2016 kalah pada semua dari tiga laga fase grupnya.

Ukraina memang bermain gagah berani dan percaya diri sekalipun tampil di kandang lawan. Tertinggal 0-2 tidak membuat mereka kecut, sebaliknya bangkit menyamakan kedudukan sebelum asa mereka dibunuh oleh gol sundulan bek kanan Belanda Denzel Dumfries.

"Kami sudah menemukan energi untuk berubah dan menyerang. Kami berganti-ganti formasi dan menyeimbangkannya," kata legenda hidup sepak bola Ukraina itu, seraya memuji tim asuhannya telah menunjukkan tanggungjawabnya dengan baik, termasuk dalam bangkit untuk berusaha menutup kekalahan walaupun gagal.

Shevchenko pantas bangga kepada semangat dan mentalitas bermain timnya dan teknik yang mereka tunjukkan sehingga menjadi bekal bagus dalam menghadapi Austria dan Makedonia Utara dalam dua pertandingan mereka berikutnya pada Grup C. Salah satu mentalitas itu tak jatuh semangat karena tertinggal 0-2 oleh Belanda dan sebaliknya sempat menyamakan kedudukan yang salah satunya berkat gol Andriy Yarmolenko.

Yarmolenko sendiri menganggap pertandingan melawan Belanda itu laga yang berat. "Kami sadar bahwa kami menghadapi lawan yang serius. Tim pelatih senang pada seberapa besar yang telah kami berikan," kata Yarmolenko.

"Memang kalah dalam pertandingan itu selalu mengesalkan, tetapi kami masih punya dua lagi pertandingan untuk dihadapi dan masih akan bermain dalam energi yang sama. Jika kami berhasil (lolos) maka akan bagus sekali," tutup Yarmolenko.

Terkait


  NGolo Kante (tengah) dari Prancis beraksi melawan Adam Nagy (kanan) dari Hongaria dan Laszlo Kleinheisler (kiri) dari Hongaria selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Hongaria dan Prancis di Budapest, Hongaria, Sabtu (19/6).

Prancis Vs Hongaria Berakhir Seri 1-1

Pelatih kepala Prancis Didier Deschamps

Lawan Hungaria, Prancis Incar Tiket ke Babak 16 Besar

Pelatih kepala Jerman Joachim Loew

Pelatih Jerman: Ronaldo Bukan Satu-satunya Ancaman Portugal

Logo EURO 2020 (ilustrasi)

Kasus Covid Melonjak, Moskow Tutup Zona Fans Euro 2020

Pelatih kepala Portugal Fernando Santos

Fernando Santos: Portugal Bukan Hanya Cristiano Ronaldo

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image