Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

SMRC: Elektabilitas PDIP Masih Ungguli Parpol Lain

Ahad 13 Jun 2021 16:35 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan

Logo PDIP (ilustrasi).

Logo PDIP (ilustrasi).

Foto: blogspot.com
Survei SMRC menunjukan elektabilitas PDIP berada diangka 25,9 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas partai politik terbaru. Hasilnya menunjukkan terdapat lima klaster partai politik dilihat dari tingkat dukungan pemilih nasional. Klaster pertama ada PDIP dengan 25,9 persen. 

"Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan masih berada di urutan pertama dengan perolehan suara 25,9 persen," kata Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, dalam paparannya secara daring, Ahad (13/6),

Baca Juga

Sementara itu pada klaster kedua terjadi persaingan ketat antara Partai Golkar dan Partai Gerindra. Jika pemilu digelar pada saat survei dilakukan, Golkar dipilih oleh 10,9 persen responden, dan Partai Gerindra dipilih oleh 10,7 persen. 

"Kedua partai ini juga bersaing ketat dalam Pemilu 2019," ujarnya. 

Kemudian di klaster ketiga terdapat tiga partai politik yang stabil dukungannya di kisaran 4-9 persen. Ketiga partai itu adalah PKB dengan 9,7 persen, Partai Demokrat dengan 6,6 persen, dan PKS 4,6 persen.

Di klaster empat ada tiga partai yang kurang stabil dukungannya untuk bisa lolos ambang batas parlemen yaitu Nasdem (3,7 persen), PAN (2,6 persen), dan PPP (1,8 persen). Terakhir di klaster kelima, ada sejumlah partai non parlemen yang belum terlihat mengalami kemajuan berarti.

"Masih ada waktu 2,5 tahun untuk mengubah peta kekuatan partai tersebut," ucap Saidiman.  

Untuk diketahui survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1220. Margin of error survei di angka +- 3,05 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan data di lapangan dilakukan pada 21-28 Mei 2021 melalui metode wawancara langsung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA