Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

MUI Menolak Rencana Pemungutan Pajak Kebutuhan Pokok

Sabtu 12 Jun 2021 11:36 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Fian Firatmaja

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
EMBED
Amirsyah menilai PPN pada kebutuhan pokok akan pengaruhi daya beli masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) sepakat untuk menolak rencana pemerintah dalam mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada kebutuhan pokok dan jasa pendidikan. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan.

Ia mengatakan, sejalan dengan pernyataan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas, MUI juga menolak rencana tersebut. Karena, kondisi masyarakat saat ini terbilang sulit.

Ia menilai jika kebutuhan pokok akan dikenakan pajak, tentu akan mengurangi aspek daya beli masyarakat. Padahal, salah satu cara untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yaitu menumbuhkan daya beli masyarakat.

 

 

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA