Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Saturday, 10 Rabiul Awwal 1443 / 16 October 2021

Pertamina: Masyarakat Sekitar tidak Terdampak Insiden Kilang

Sabtu 12 Jun 2021 09:08 WIB

Red: Hiru Muhammad

Kilang Cilacap milik Pertamina.

Kilang Cilacap milik Pertamina.

Foto: Dok: Pertamina
Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan di dalam kompleks kilang.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Terkait insiden terbakarnya salah satu area tangki atau bundwall di Kilang Cilacap, Pertamina, memastikan kondisi masyarakat di sekitar kilang aman dan tidak terdampak. Lokasi area tangki yang terbakar berada jauh dari permukiman warga.

Dalam konferensi pers yang langsung diselenggarakan pada Jumat (11/6), Area Manager Communication, Relations, dan CSR, Kilang Pertamina Cilacap Hatim Ilwan mengungkapkan, "Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui."

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman memastikan kebakaran ini tidak berdampak pada masyarakat sekitar karena titik kebakaran berada jauh dari permukiman. “Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan, tim pemadam kebakaran Pertamina Cilacap secara profesional melakukan tugasnya. “Atas nama Pemkab Cilacap, kami sampaikan terima kasih Pertamina menangani semuanya secara profesional. Kapan pun dibutuhkan, tim pemadam dari kabupaten juga siap diturunkan. Kami bersama TNI dan Polri siap membantu Pertamina sebagai objek vital nasional,” katanya menegaskan.

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi, menyatakan lokasi tangki yang terbakar jauh dari permukiman penduduk maupun jalan raya. “Yang terdekat itu area pabrik sekitar 350 meter dari lokasi kebakaran,” ujarnya.

Kepolisian, dia menambahkan, saat fokus pada pengamanan perimeter dan area sekitar kilang. Pihaknya juga menerjunkan personel melakukan patroli agar warga menjauh dari titik kebakaran. “Kami mendukung penanganan kejadian yang saat ini pada upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api,” kata Kapolres.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, telah terjadi insiden kebakaran di salah satu area tanki/bundwall  Kilang Cilacap pada pukul 19.30 WIB. Hingga saat ini, pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.

Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan foam monitor untuk mengarahkan penyemprotan foam ke titik api. Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran.

Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan 1/3 produk Benzene atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tanki 3.000 barel. Benzene adalah produk kilang yang merupakan bahan dasar untuk petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.

Saat terjadi kebakaran, Kilang Cilacap  juga masih dapat beroperasi normal dan Pertamina memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA