Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

 Perjuangan Bangsa Kurdistan yang Terabaikan

Sabtu 12 Jun 2021 03:43 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Agung Sasongko

Partai Pekerja Kurdistan (PKK)

Partai Pekerja Kurdistan (PKK)

Foto: VOA
Kurdistan adalah negara yang terbentang di banyak negara bagian di Asia Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak runtuhnya Kekaisaran Ottoman, Palestina dan Kurdistan mengalami sejarah yang pelik. Kedaulatan Palestina dirampas Israel, sementara Kurdistan lebih pelik lagi. 

Kurdistan adalah negara yang terbentang di banyak negara bagian di Asia Barat. Orang-orang Kurdi, sekitar 40 juta jumlahnya, mendiami Turki timur, Irak utara, Iran barat laut, Suriah timur laut, dan beberapa wilayah Armenia.

Baca Juga

Sekitar 22 juta dari 84 juta penduduk Turki adalah orang Kurdi. Sebagian besar orang Kurdi adalah Muslim Sunni dan hanya sedikit yang beragama Kristen.

Kata Davan Yahya Khalil dalam bukunya Kurdistan: Genocide and Rebirth, kurdistan adalah kelompok etnis terbesar ketiga di Asia Barat dan negara terbesar tanpa negara di dunia.

Salahuddin Ayyubi (Saladin), pendiri Dinasti Ayyubiyah menjadi pahlawan dari Kurdi di dunia Muslim. Di bawah komando Saladin, tentara Ayyubiyah mengalahkan tentara Salib dalam Pertempuran Hattin yang menentukan pada 1187, dan setelah itu merebut kendali Palestina, termasuk Kota Yerusalem dari tentara Salib. 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA