Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Bone Bolango Vaksinasi Rabies Anjing Peliharaan Warga

Kamis 10 Jun 2021 00:31 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Seorang warga menunjukan kucing peliharaannya sebelum disuntikan vaksin rabies pada hewan peliharaan di Kantor Kelurahan Kenari, Jakarta, Kamis (8/4). Pemberian Vaksin Rabies gratis tersebut untuk menghindari dan mengantisipasi penyebaran penyakit rabies kepada hewan peliharaan.Prayogi/Republika

Seorang warga menunjukan kucing peliharaannya sebelum disuntikan vaksin rabies pada hewan peliharaan di Kantor Kelurahan Kenari, Jakarta, Kamis (8/4). Pemberian Vaksin Rabies gratis tersebut untuk menghindari dan mengantisipasi penyebaran penyakit rabies kepada hewan peliharaan.Prayogi/Republika

Foto: Prayogi/Republika.
Jangan sampai nanti sudah ada kasus gigitan anjing baru kita turun untuk vaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango melakukan vaksinasi secara gratis terhadap puluhan anjing peliharaan masyarakat di Dusun Kemiri, Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Provinsi Gorontalo. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Roswaty Agus usai vaksinasi hewan di Gorontalo, Rabu (9/6) mengatakan pelaksanaan vaksinasi rabies ini dijadwalkan untuk daerah-daerah dengan populasi anjing yang banyak.

"Saya selalu sampaikan kepada para petugas di Bidang Kesehatan Hewan untuk senantiasa melaksanakan vaksinasi rabies. Jangan sampai nanti sudah ada kasus gigitan anjing baru kita turun untuk melakukan vaksinasi," ucapnya.

Baca Juga

Roswaty menuturkan vaksinasi rabies dilakukan untuk melindungi ternak dan manusia yang ada di sekitar dari penularan rabies yang bisa berasal dari anjing, kucing, dan monyet. "Ketiga binatang ternak ini selalu berdekatan dengan manusia dan menjadi hewan peliharaan," tutur Roswaty.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melakukan vaksin rabies setiap 6 bulan sekali. "Jika hewannya terinfeksi rabies dan menggigit anjing lain ataupun manusia, maka otomatis akan terjangkit," ujar Roswaty.

Roswaty mengungkapkan kendala yang sering terjadi di lapangan ketika para petugas melakukan vaksinasi, hewan yang akan dilakukan vaksinasi seperti anjing tidak bertuan. Hal ini tentu sangat berisiko dan berbahaya bagi para petugas yang melakukan vaksinasi. Karena bisa saja hewan tersebut menjadi galak. "Kami berharap kepada masyarakat ketika hewannya dilakukan vaksinasi untuk selalu mendampingi,"ungkapnya.

Roswaty menargetkan semua anjing yang ada di Bone Bolango harus dilakukan vaksinasi. "Kami sudah melakukan vaksinasi rabies ini di 7 Kecamatan di antaranya Kecamatan Suwawa, Suwawa Timur, Suwawa Selatan, Tapa, Bulango Utara, Bulango Selatan, dan hari ini di Kabila Bone," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA