Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Ikhwanul Muslimin Bantah Berhubungan dengan Anggota Knesset

Rabu 09 Jun 2021 13:55 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Kepala faksi Raam (United Arab List) Israel Mansour Abbas.

Kepala faksi Raam (United Arab List) Israel Mansour Abbas.

Foto: REUTERS/Ronen Zvulun
Ikhwanul Muslimim membantah memiliki hubungan dengan Mansour Abbas dari Israel

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Kelompok Ikhwanul Muslimin telah membantah laporan yang menyebut mereka memiliki hubungan dengan anggota parlemen Israel (Knesset) Mansour Abbas. Dia adalah kepala Ra’am atau partai Arab United List.

"Sejumlah kelompok media telah menghubungkan gerakan (Ra'am) dengan Ikhwanul Muslimin. Namun, kenyataannya adalah bahwa kami tidak memiliki hubungan ideologis atau organisasi dengan gerakan ini,” kata Ikhwanul Muslimin dalam sebuah pernyataan, dikutip laman Middle East Monitor, Selasa (8/6).

Baca Juga

Arab United List diketahui bergabung dengan koalisi yang hendak menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Koalisi itu dipimpin Yair Lapid serta Naftali Bennett. Masing-masing dari mereka adalah ketua partai Yesh Atid dan Yamina.

“Kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan pria (Mansour Abbas) yang berpartisipasi dalam pemilihan Knesset dan memenangkan empat kursi atas nama Gerakan Islam," kata Ikhwanul Muslimin.

Abbas adalah wakil ketua cabang selatan Gerakan Islam di Israel. Pada 1995 gerakan itu terpecah dari cabang utara yang dipimpin Sheikh Raed Salah dalam upaya mencalonkan diri dalam pemilu Israel tahun berikutnya.

Saat ini Arab United List yang dipimpin Abbas menjadi bagian dari koalisi yang hendak mendepak Netanyahu dari kursi perdana menteri. Knesset dijadwalkan melakukan pemungutan suara pembentukan pemerintahan baru pada 14 Juni mendatang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA