Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Ilmuwan Rusia Temukan Organisme Berusia 24 Ribu Tahun

Selasa 08 Jun 2021 12:52 WIB

Red: Nur Aini

Para ilmuwan di Rusia pada Senin (7/6) mengatakan mereka telah menemukan makhluk mirip cacing mikroskopis yang telah bertahan setidaknya selama 24 ribu tahun di lapisan tanah beku di Siberia.

Para ilmuwan di Rusia pada Senin (7/6) mengatakan mereka telah menemukan makhluk mirip cacing mikroskopis yang telah bertahan setidaknya selama 24 ribu tahun di lapisan tanah beku di Siberia.

Peneliti di Siberia menemukan makhluk mikroskopis yang masih bisa bereproduksi.

 

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Para ilmuwan di Rusia pada Senin (7/6) mengatakan, mereka telah menemukan makhluk mirip cacing mikroskopis yang telah bertahan setidaknya selama 24 ribu tahun di lapisan tanah beku di Siberia.

Baca Juga

Para peneliti di Pusat Ilmiah Pushchino untuk Penelitian Biologi menemukan Rotifera Bdelloid, yang hanya betina, dalam sampel lapisan es yang dikumpulkan dari wilayah tersebut. Setelah mempelajari invertebrata multiseluler, mereka menemukan, makhluk itu masih dapat bereproduksi dan memiliki saluran pencernaan yang lengkap.

Rotifera Bdelloid tahan terhadap radiasi dan mampu bertahan di lingkungan yang tidak ramah.

Stas Malavin dari tim peneliti mengatakan penelitian ini adalah bukti kuat bahwa hewan multiseluler dapat hidup selama puluhan ribu tahun dalam keadaan kriptobiosis, di mana mereka hampir menghentikan metabolisme mereka di tempat-tempat yang sulit untuk mempertahankan aktivitas vital, seperti lingkungan ekstrem yang panas atau dingin dan beracun.

Sebelumnya, para ilmuwan telah menemukan sejumlah spesies cacing dan tanaman sederhana dalam sampel tanah beku dan melaporkan bahwa mereka dapat tetap hidup dalam keadaan beku.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/ilmuwan-rusia-temukan-organisme-berusia-24000-tahun-di-tanah-beku/2266724
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA