Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Menag Tegaskan tak Kirim Jamaah Haji Bukan karena Utang

Kamis 03 Jun 2021 16:08 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil

Menag Tegaskan tak Kirim Jamaah Haji Bukan karena Utang. Foto: Indonesia Kembali tidak Memberangkatkan Jamaah Haji. Foto: Menag Yaqut Cholil Qoumas

Menag Tegaskan tak Kirim Jamaah Haji Bukan karena Utang. Foto: Indonesia Kembali tidak Memberangkatkan Jamaah Haji. Foto: Menag Yaqut Cholil Qoumas

Foto: Dok Kemenag
Indonesia tak mengirimkan jamaah haji tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia tidak mengirim jamaah haji tahun ini ke Tanah Suci bukan karena utang ke pihak-pihak di Arab Saudi. Hari ini Menag juga menyampaikan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/ 2021 M.

Menag mengatakan, dana haji aman. Indonesia tidak punya utang terkait haji yang belum dibayar. "Jadi, info soal tagihan yang belum dibayar itu 100 persen hoaks atau berita sampah semata, jadi tidak usah dipercaya," kata Menag dalam telekonferensi dengan media di Jakarta, Kamis (3/6)

Baca Juga

Di tempat yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia kalau ada hoaks atau berita yang tidak benar, seperti ada berita yang menyampaikan bahwa haji tidak ada tahun ini karena Indonesia punya utang ke Arab Saudi, itu berita bohong.

"Kami ulangi tidak benar kalau ada pihak yang mengatakan keputusan membatalkan haji ini karena ada utang negara Indonesia kepada Arab Saudi, seperti (utang) pemondokan, katering, dan lain-lain," ujarnya.

Yandri mengatakan, dana haji sangat aman dan aman. Oleh karena itu, mohon kepada calon jamaah haji agar tidak perlu risau dan tidak perlu gundah gulana. Sebab, uang untuk ibadah haji yang disetorkan calon jamaah haji sangat aman.

"Dan, kalau ada berita mengatakan (Indonesia tidak mengirim jamaah haji--Red) karena ada utang (ke Arab Saudi), itu tidak benar sama sekali," ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Khoirizi, mengatakan, pihaknya menjawab hoaks-hoaks terkait penyelenggaraan haji tahun ini. Ada hoaks jamaah haji Indonesia tidak bisa berangkat ke Tanah Suci karena tidak diberi kuota oleh Arab Saudi. Ada hoaks jamaah haji Indonesia tidak bisa berangkat karena Pemerintah Indonesia banyak utang dan hoaks-hoaks lainnya. "Ini semua adalah hoaks," katanya menegaskan.

Ia juga memastikan bahwa uang calon jamaah haji dan dana haji aman. "Kepastian calon jamaah haji berangkat pasti ada, kami akan prioritaskan andaikan pemerintah tahun ini memutuskan untuk tidak berangkat, tahun 2022 kami pastikan mereka akan berangkat," ujarnya kepada Republika.co.id di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (3/6).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA