Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Wednesday, 4 Jumadil Awwal 1443 / 08 December 2021

Conmebol Kecam Kritik FIFPro Soal Tuan Rumah Copa America

Kamis 03 Jun 2021 10:28 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Copa America 2021

Copa America 2021

Foto: https://copaamerica.com/en/
Brasil menggantikan Kolombia dan Argentina untuk menjadi tuan rumah Copa America 2020

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) Alejandro Dominguez mengecam Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) atas kritik mereka terkait keputusan tuan rumah Copa America di Brasil. Dominguez mengatakan, serikat pemain seharusnya mengerjakan pekerjaan rumahnya sebelum mengkritik keputusan tersebut.

Copa America awalnya direncanakan bergulir di Kolombia dan Argentina tahun ini. Namu kedua negara itu kemudian dittepikan dan Brasil secara tak terduga diumumkan sebagai tuan rumah baru pada Senin (31/6). Padahal Covid-19 terus menyebabkan kekacauan di sana.

Baca Juga

FIFPro menyampaikan keprihatinan serius tentang relokasi dan memperingatkan keputusan itu dapat memiliki implikasi serius bagi kesehatan pesepak bola profesional, staf, dan masyarakat umum. Lebih dari 460 ribu orang telah meninggal dengan COVID-19 di Brasil, lebih banyak dari negara lain mana pun di luar Amerika Serikat. Namun, Dominguez menyebut kritik itu tidak adil dan diskriminatif.

Dalam sebuah surat terbuka, Dominguez mengatakan protokol ketat akan diikuti, tidak ada penggemar yang diizinkan masuk ke pertandingan dan pemain akan divaksinasi sebelum turun ke lapangan akhir bulan ini.

"Kami menganggapnya sebagai kurangnya rasa hormat bahwa FIFPro bahkan tidak meluangkan waktu untuk berkonsultasi dengan protokol, statistik dan pertimbangan, tapi masih mengeluarkan pernyataan tanpa basis data atau informasi objektif yang mudah diperoleh," kata Dominguez, dikutip Reuters, Kamis (3/6).

"Kami memahami bahwa FIFPRO, dengan kantor mereka di Belanda, harus memiliki sedikit pengetahuan tentang perilaku di wilayah tersebut," kata Dominguez.

Turnamen internasional tertua di dunia ini akan dimainkan di empat kota Brasil dan diikuti 10 tim Amerika Selatan. Turnamen dimulai pada 13 Juni dan berakhir setelah final pada 10 Juli 2021.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA