Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Indonesia Disarankan Buka Konsul Kehormatan di Gaza

Senin 24 May 2021 18:57 WIB

Red: Agung Sasongko

Warga Palestina lari dari bom suara yang dilemparkan oleh polisi Israel di depan kuil Dome of the Rock di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, Jumat (21/5), ketika gencatan senjata mulai berlaku antara Hamas dan Israel setelah perang 11 hari. .

Warga Palestina lari dari bom suara yang dilemparkan oleh polisi Israel di depan kuil Dome of the Rock di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, Jumat (21/5), ketika gencatan senjata mulai berlaku antara Hamas dan Israel setelah perang 11 hari. .

Foto: AP / Mahmoud Illean
Indonesia disarankan membuka konsul kehormatan di Jalur Gaza, Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA --  Indonesia disarankan membuka konsul kehormatan di Jalur Gaza, Palestina sebagaimana di Ramallah.

Hal tersebut diusulkan Aliansi Organisasi Masyarakat Indonesia (AOMI) di Malaysia yang disampaikan oleh tujuh Presidium AOMI yakni Hardjito, Khairul Hamzah, Lukmanul Hakim, Agastya, Jatim, Nurul Himam, dan Sulton kamal.

Baca Juga

AOMI di Malaysia memberikan apresiasi dan mendukung sikap tegas Pemerintah Republik Indonesia yang konsisten mendukung Kemerdekaan Palestina, termasuk pernyataan Menteri Luar Negeri RI pada Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Organisasi ini juga menyatakan mengutuk Israel atas sikap keji dan tidak berperikemanusiaan, kekerasan dan serangan bersenjata terhadap Palestina sehingga menimbulkan korban jiwa rakyat sipil termasuk perempuan dan anak-anak serta rusaknya infrastruktur Palestina.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA