Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Thursday, 27 Rabiul Akhir 1443 / 02 December 2021

Inggris Rilis Studi Pertama Vaksin Covid-19 Pada Ibu Hamil

Ahad 23 May 2021 07:16 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nora Azizah

Studi vaksin COVID-19 pertama untuk wanita hamil telah diluncurkan di Inggris.

Studi vaksin COVID-19 pertama untuk wanita hamil telah diluncurkan di Inggris.

Foto: Pixabay
Studi ini akan menilai keamanan suntikan Pfizer-BioNTech pada ibu hamil yang sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Studi vaksin COVID-19 pertama untuk wanita hamil telah diluncurkan di Inggris. Studi ini akan menilai keamanan suntikan Pfizer-BioNTech pada ibu hamil yang sehat. 

Sekitar 235 peserta akan direkrut untuk studi tersebut dimana dilakukan di 11 lokasi di seluruh Inggris. Para ilmuwan berharap penilaian tersebut akan memberikan lebih banyak informasi tentang respons kekebalan pada wanita hamil. Penelitian ini juga untuk memastikan apakah antibodi ibu bisa ditransfer ke bayi. 

Baca Juga

"Meskipun kami memiliki sejumlah besar data yang memberi tahu bahwa aman bagi wanita hamil untuk menerima vaksin COVID-19 yang disetujui, data yang dikumpulkan dari studi penelitian terkontrol seperti ini penting karena akan memberi lebih banyak informasi respons imun vaksin pada wanita hamil," kata kepala peneliti studi tersebut Chrissie Jones seperti dilansir dari Arab News pada Ahad (23/5).

Para peserta awalnya akan menerima dua dosis vaksin atau plasebo dengan jeda 21 hari antara setiap suntikan. Plasebo akan menjadi larutan air asin, seperti praktik standar untuk uji coba vaksin. Para peserta akan menjawab kuesioner tentang kesehatan mereka dan memberikan sampel darah, melengkapi buku harian elektronik dan menerima pemantauan ekstra selama penilaian. 

"Relawan harus mengunjungi tempat mereka empat kali sebelum bayi mereka lahir, dan dua kali setelah kelahiran," ujar Jones.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA